9 Indikator Kinerja Meningkat, Bupati Sumbawa Minta Evaluasi Bukan Sekadar Formalitas

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 19 Agu 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025, di Aula H. Madelaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (19/08/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Jarot itu menegaskan bahwa kehadiran Tim EPPD dari Provinsi NTB bukan sekadar ajang seremonial tahunan, melainkan momentum krusial untuk mengukur sejauh mana capaian kinerja pemerintahan yang telah berdampak nyata bagi masyarakat.

“Melalui evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana capaian pemerintah dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Ini adalah referensi berharga untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujar Bupati di hadapan jajaran Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, dan rombongan tim EPPD Provinsi NTB.

Orang nomor satu di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa ini menekankan pentingnya tindak lanjut hasil evaluasi. Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk tidak berpuas diri, namun justru menjadikan temuan evaluasi sebagai peta jalan untuk terus melakukan pembenahan.

“Kita harus berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Karena itu, saya minta mari kita terus berlari. Berlari menjadi budaya kerja kita untuk memperbaiki pelayanan, menyelesaikan persoalan di masyarakat, meningkatkan kinerja, dan memperkuat tata kelola pemerintahan,” tegasnya dengan semangat.

Bupati Jarot juga berharap evaluasi ini dapat menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan visi “Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.”

Sementara itu, Pengendali Teknis Irban I Inspektorat Provinsi NTB, Anton Kurniawan, S.E., M.AK., yang mewakili Tim EPPD, memberikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati dalam proses evaluasi. Menurutnya, hal ini mencerminkan komitmen tinggi pimpinan daerah dalam mendorong peningkatan kinerja aparatur.

“Kehadiran Bapak Bupati di tengah-tengah proses verifikasi ini sangat kami apresiasi. Ini menunjukkan keseriusan dan kepedulian terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan,” ujar Anton.

Dalam paparannya, Anton memaparkan hasil evaluasi awal yang menunjukkan adanya dinamika positif pada sejumlah indikator penilaian. Dari 33 indikator yang dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, sebanyak 9 indikator mengalami peningkatan, 1 indikator mengalami penurunan, dan 23 indikator lainnya berada pada capaian yang relatif tetap.

“Evaluasi tahun ini menggunakan indikator dan sistem penilaian yang lebih terukur dan transparan. Kami berharap hasil ini dapat menjadi bahan perbaikan yang substantif bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anton menambahkan bahwa LPPD merupakan kewajiban tahunan bagi setiap pemerintah daerah. Meski proses verifikasi di tingkat provinsi telah dilakukan, ia mengingatkan bahwa hasil akhir evaluasi LPPD sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez