
Sumbawa, Nuansantb.id — Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori menyampaikan penjelasan Pemerintah Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna I DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (21/09/2026).
Dalam paparannya, Wabup Ansori mengungkapkan bahwa pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 meningkat dari Rp1,89 triliun menjadi Rp1,94 triliun, atau bertambah Rp45,83 miliar. Kenaikan itu berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Pendapatan transfer naik menjadi Rp1,69 triliun. Peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi tambahan kurang bayar Dana Bagi Hasil dari pemerintah pusat dan peningkatan transfer antardaerah. Sementara itu, lain-lain pendapatan daerah yang sah meningkat menjadi Rp20,95 miliar, salah satunya bersumber dari keuntungan bersih PT Amman Mineral Nusa Tenggara tahun 2025.
Pada sisi belanja, H. Ansori menjelaskan bahwa belanja daerah meningkat dari Rp1,92 triliun menjadi Rp2,14 triliun, atau bertambah Rp224,51 miliar. Tambahan anggaran itu diarahkan untuk penyelesaian kegiatan tahun sebelumnya, pemenuhan kekurangan belanja tahun berjalan, kebutuhan darurat dan mendesak, program prioritas, serta penguatan belanja modal untuk mendukung investasi infrastruktur dan aset tetap daerah.
“Belanja modal mengalami peningkatan dari Rp50,36 miliar menjadi Rp102,28 miliar. Penguatan belanja modal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah,” ujar Wabup Ansori.
Sementara pada pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan meningkat menjadi Rp201,68 miliar yang seluruhnya bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Pembiayaan netto tersebut digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan menjadi nol rupiah.
Mengakhiri penjelasannya, Wabup Ansori mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.
“Kami menyadari bahwa apa yang telah kami lakukan belum bisa menjawab semua ekspektasi masyarakat. Namun melalui dukungan semua pihak, kami yakin segala upaya yang kita tempuh ke depan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera,” pungkas H. Ansori.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar