Turun ke Orong Telu, Wabup Ansori Gelontorkan 345 Juta untuk SDN Karya Baru

4 menit membaca
Sahril
Pemerintahan, PENDIDIKAN - 24 Sep 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori turun langsung meninjau kondisi SDN Karya Baru di Dusun Karya Baru, Desa Mungkin, Kecamatan Orong Telu, Kamis (24/09/2026). Kunjungan itu bukan sekadar melihat dari jauh. Haji Ansori menyerahkan bantuan pembangunan senilai sekitar Rp345 juta secara simbolis untuk penanganan fasilitas sekolah yang selama ini menjadi perhatian warga.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi titik balik bagi SDN Karya Baru. Selama ini, sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan sehingga proses belajar mengajar kurang nyaman. Kondisi itu diperparah oleh letak sekolah yang berada di wilayah dengan akses cukup sulit. Karena itu, kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi angin segar bagi siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat Desa Mungkin.

Wabup Ansori melihat langsung kondisi bangunan dan fasilitas sekolah. Ia juga berdialog dengan pemerintah desa dan pihak terkait mengenai kebutuhan yang harus segera ditangani. Menurutnya, persoalan pendidikan tidak boleh hanya menjadi perhatian di wilayah perkotaan. Sekolah di daerah dengan kondisi geografis dan akses yang sulit juga harus mendapat perhatian pemerintah.

“Kita datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Ini menyangkut anak-anak kita, menyangkut pendidikan, sehingga apa yang menjadi kebutuhan harus kita respon,” ujar Haji Ansori.

Ia menegaskan, kehadiran negara melalui pemerintah daerah harus terasa sampai ke pelosok. Pendidikan adalah hak semua anak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil seperti Orong Telu. Karena itu, bantuan yang telah diserahkan diminta segera dimanfaatkan sesuai peruntukan. Perbaikan sekolah harus memberikan dampak langsung bagi siswa dan tenaga pendidik.

“Harapan kita bantuan ini bisa segera digunakan untuk pembangunan sehingga anak-anak bisa belajar dengan kondisi yang lebih baik dan layak,” katanya.

Sebelumnya, kondisi SDN Karya Baru juga telah mendapat perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan tengah dikaji untuk menentukan skema penanganan. Kajian itu mempertimbangkan kondisi geografis dan akses menuju Orong Telu. Artinya, persoalan sekolah ini bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tantangan medan yang membuat penanganan membutuhkan perencanaan matang.

Kepala Desa Mungkin, Darwin S., S.Pd.I., menyambut baik respons Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia mengatakan bantuan Rp345 juta menjadi langkah penting untuk mempercepat pembenahan fasilitas SDN Karya Baru. Menurutnya, warga telah lama menantikan perbaikan sekolah agar anak-anak dapat belajar lebih aman dan nyaman.

“Kami tentu berterima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap pembangunan SDN Karya Baru bisa segera dilakukan dan memberikan manfaat bagi anak-anak kami,” ujar Darwin.

Darwin menambahkan, pemerintah desa akan mengawal pemanfaatan bantuan agar tepat sasaran. Ia berharap pembangunan tidak hanya menyentuh fisik bangunan, tetapi juga mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Koordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah kabupaten akan terus dilakukan agar rencana perbaikan berjalan lancar.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah kabupaten. Anak-anak kami berhak mendapatkan sekolah yang layak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Wabup Ansori menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dinas pendidikan, dan masyarakat. Pembangunan pendidikan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Kehadiran bantuan harus diikuti pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterlambatan penanganan hanya akan merugikan masa depan anak-anak.

“Ini menyangkut masa depan anak-anak. Kita tidak boleh lambat. Apa yang bisa segera dikerjakan, segera dikerjakan,” ujarnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan kebijakan pendidikan tidak berhenti di tingkat atas. Orong Telu, dengan akses yang menantang, menjadi salah satu wilayah yang mendapat atensi khusus. Pemerintah kabupaten ingin memastikan setiap sekolah memperoleh perhatian yang layak, tanpa memandang jarak dan kondisi geografis.

Dengan bantuan sekitar Rp345 juta, pemerintah kabupaten berharap perbaikan SDN Karya Baru dapat segera direalisasikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa akan terus melakukan kajian dan koordinasi agar penanganan berjalan sesuai kebutuhan. Pembangunan diharapkan tidak hanya memperbaiki ruang kelas, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik.

Bagi warga Dusun Karya Baru, kunjungan Wakil Bupati dan bantuan yang diserahkan menjadi harapan baru. Mereka menaruh optimisme agar pendidikan di pelosok Orong Telu semakin maju. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan, pendidikan adalah hak semua anak, tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan akses sulit. (Ev)

Editor: nuansantb.id

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez