
Sumbawa, Nuansantb.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggencarkan sinergi dengan seluruh kabupaten/kota di Pulau Sumbawa untuk memantapkan program “Desa Berdaya”.
Langkah strategis ini ditandai dengan kegiatan Koordinasi dan Pembinaan Program Kelompok Kerja (Pokja) II, yang digelar pada 6 November 2025 di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa.
Agenda tersebut tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga menyosialisasikan hasil Rakernas X TP PKK Tahun 2025 dan Petunjuk Teknis Apresiasi Bunda PAUD TK Provinsi NTB. Hal ini menegaskan komitmen PKK untuk bergerak serentak mewujudkan visi besarnya.
Dalam paparannya, Ketua Pokja II TP PKK Provinsi NTB, Ir. Esra Parulian Batubara, menegaskan target ambisius organisasinya. “Kami menargetkan pada 2029 NTB mencapai kondisi ideal dengan enam indikator utama: angka kemiskinan turun drastis, perkawinan anak 0%, anak tidak sekolah 0%, desa bebas rentenir, desa bebas sampah, dan desa bebas narkoba,” tegas Esra.
Ia menjelaskan bahwa “Desa Berdaya” merupakan ujung tombak untuk mewujudkan cita-cita tersebut. “Melalui sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, kami ingin memastikan setiap desa mampu mandiri secara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tambahnya.
Untuk mencapainya, fokus pembangunan akan menyentuh berbagai aspek kritikal. Di bidang kesehatan dan pendidikan, program prioritas yang akan didorong meliputi penurunan stunting, penyediaan sanitasi aman, penguatan PAUD, literasi digital, hingga pengembangan perpustakaan desa. Aspek tata kelola dan ketangguhan masyarakat juga tidak luput, dengan program penguatan kapasitas pemerintah desa, sistem informasi desa, serta ketangguhan bencana melalui Desa Dia Cantik, Desa Tangguh Bencana, dan Sekolah Aman Bencana.
Dukungan penuh terhadap langkah strategis ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE. Ia berharap momentum pembinaan ini dapat memperkuat peran kader PKK di lapangan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh kader dapat memahami arah kebijakan baru dan mampu mengimplementasikannya sesuai karakter dan potensi lokal. Tujuan akhirnya adalah membangun keluarga yang tangguh dan desa yang mandiri,” ujar Ida.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan sebuah deklarasi komitmen bersama. Seluruh unsur PKK di Pulau Sumbawa kini menyatukan langkah untuk mencapai target 2029: menciptakan NTB yang bebas dari kemiskinan, perkawinan anak, dan anak putus sekolah, serta memiliki desa-desa yang bersih, sehat, dan berdaya secara berkelanjutan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar