Kapolsek Labuhan Badas Iptu Eko Riyono Sampaikan Himbauan Kamtibmas dari Mimbar Masjid

2 menit membaca
Sahril
Headline News, Polri - 09 Jan 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Momentum awal tahun 2026 dimanfaatkan oleh aparat kepolisian untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).

Kapolsek Labuhan Badas, Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si., secara khusus menyampaikan pesan kamtibmas dari mimbar khutbah Jumat di Masjid Ar-Rahman Labuhan Badas, mengintegrasikan nilai ketakwaan dengan tanggung jawab sosial.

Bertindak sebagai khatib, Iptu Eko Riyono menekankan bahwa awal tahun harus menjadi titik tolak untuk membangun kehidupan yang lebih baik, dimulai dari ketahanan internal masyarakat. “Mari kita jadikan momentum awal tahun 2026 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat ketakwaan, membersihkan hati dari kelalaian, memperbanyak amal saleh, serta menata langkah hidup agar senantiasa ke depan bisa lebih baik,” ajak Kapolsek di hadapan jamaah, Jum’at (09/01/2026).

Dalam khutbahnya, Kapolsek Eko secara khusus menghubungkan konsep ketakwaan dalam agama dengan praktik nyata menjaga lingkungan sosial. Beliau menegaskan bahwa implementasi hubungan baik sesama merupakan bagian integral dari memelihara Kamtibmas.

Pendekatan yang dilakukan Kapolsek Labuhan Badas ini sejalan dengan upaya Polres Sumbawa secara keseluruhan dalam membangun keamanan yang partisipatif. Beberapa hari sebelumnya, Jajaran Polres Sumbawa berhasil mengungkap beberapa kasus berkat sinergi informasi masyarakat.

Himbauan ini disampaikan dalam konteks dinamika pembangunan Kabupaten Sumbawa yang semakin aktif sebagaimana Pemerintah Daerah baru-baru ini meluncurkan Gerakan Bersama Sumbawa Unggul yang berfokus pada penataan ruang publik dan peningkatan kualitas hidup. Stabilitas kamtibmas menjadi fondasi penting bagi keberhasilan gerakan pembangunan tersebut, termasuk dalam mendukung proyek-proyek strategis seperti Integrated Poultry Industry.

Kapolsek Eko mengingatkan bahwa menciptakan lingkungan yang kondusif adalah tanggung jawab bersama. “Mari kita jaga situasi kamtibmas yang kondusif, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab,” pesannya di akhir khutbah. Ajakan ini relevan dengan upaya pencegahan konflik sosial dan penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas.

Kegiatan ini merepresentasikan strategi policing yang humanis dan berorientasi pada kedekatan dengan masyarakat (community policing). Dengan menyampaikan pesan dari mimbar masjid, kepolisian tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli dan ingin membangun kesadaran kolektif.

Metode komunikasi seperti ini dianggap efektif untuk menjangkau hati dan pikiran masyarakat, membangun kepercayaan (trust), dan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjadi mata dan telinga bagi kepolisian.

Dengan langkah ini, Kapolsek Labuhan Badas berharap dapat mengukuhkan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai agen sosialisasi nilai-nilai perdamaian, ketertiban, dan kepedulian sosial dalam mendukung terwujudnya visi Sumbawa Unggul yang aman dan sejahtera.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez