Bupati Sumbawa Bersama Wamendagri dan Gubernur Serly Ikuti Gerakan Indonesia Asri di Senggigi

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 19 Mei 2026

Lombok Barat, Nuansantb.id – Suasana berbeda terlihat di kawasan wisata Pantai Senggigi, Lombok Barat, Selasa (19/05/2026). Bukan hanya pesona matahari dan ombak yang memukau, tetapi sederetan pejabat tinggi negara dan kepala daerah tampak menyingsingkan lengan baju. Mereka kompak bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang garis pantai, sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Bersih, Sehat, Indah, dan Lestari).

Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu merupakan rangkaian dari acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku. Para peserta tidak hanya fokus pada aksi bersih pantai, tetapi juga menggelar bazar pangan murah untuk membantu masyarakat sekitar menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, dalam sambutannya di sela-sela kegiatan menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar seremoni. “Ini adalah gerakan kolektif untuk mengembalikan kesadaran ekologis kita. Ketika pejabat dan masyarakat bersama-sama memungut sampah, itu bukan hanya soal kebersihan, tapi soal keteladanan. Saya bangga melihat antusiasme seluruh kepala daerah di NTB dan Maluku,” ujar Bima Arya.

Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program tersebut. “Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya terjadi saat apresiasi saja. Mari kita jadikan gerakan ini sebagai budaya kerja dan hidup kita,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang turun langsung ke garis pantai bersama rombongan, mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya. Menurutnya, momen ini menjadi energi baru bagi daerah-daerah untuk berkolaborasi lintas wilayah.

“Bersih pantai ini sangat simbolis. Sampah di laut seringkali berasal dari daratan, dari perilaku kita sehari-hari. Hari ini, kami para bupati, wali kota, gubernur, serta wakil menteri menunjukkan bahwa pemimpin harus menjadi garda terdepan dalam aksi nyata. Tetap kompak, tetap peduli, dan terus bergerak untuk Indonesia yang lebih ASRI,” kata Haji Jarot.

Ditemani deburan ombak, Bupati Sumbawa itu juga menyempatkan diri berdialog dengan warga dan pedagang di bazar pangan murah. Ia memastikan bahwa inisiatif seperti ini akan didorong di Kabupaten Sumbawa untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Kegiatan yang juga dihadiri Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, serta sejumlah bupati dan wali kota se-NTB dan Maluku itu berlangsung meriah. Warga yang awalnya hanya penasaran, akhirnya berbondong-bondong ikut memungut sampah hingga berburu kebutuhan pokok murah di bazar.

Pantauan di lokasi, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan dalam dua jam. Sementara bazar pangan murah menyediakan beras, minyak goreng, gula, hingga sayuran dengan harga di bawah pasaran yang disubsidi dari anggaran partisipasi pemerintah daerah se-NTB dan Maluku.

Acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 sendiri akan berlanjut dengan pemberian penghargaan kepada daerah-daerah yang dinilai sukses dalam inovasi pelayanan publik, pengendalian inflasi, serta pengelolaan lingkungan hidup. Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Senggigi menjadi pembuka sekaligus pernyataan simbolis bahwa kinerja pemerintahan tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari bersihnya pantai, sehatnya lingkungan, dan bahagianya masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi yang kental, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi seluruh daerah di Indonesia bahwa membangun negeri harus dimulai dari hal yang paling sederhana: peduli pada sampah, peduli pada pangan, dan peduli pada masa depan bersama.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez