Ruang Produksi Oksigen RSUD Sumbawa Terbakar, Penyebab dan Kerugian Belum Diketahui

2 menit membaca
Sahril
Headline News, PERISTIWA - 16 Jun 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Kebakaran melanda ruang mesin produksi oksigen milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa yang berlokasi di Desa Sering, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, pada Senin (15/06/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.52 WITA itu sempat menimbulkan kepanikan, berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dan kolaborasi dengan PLN, api berhasil dijinakkan tanpa korban jiwa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pukul 19.55 WITA dari petugas rumah sakit yang sedang piket. “Anggota Damkartan Peleton 3 segera bergerak. Tepat pukul 20.00 WITA, pasukan tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil fire truck,” ujarnya.

Begitu tiba, petugas mendapati api sudah dengan cepat membakar mesin sentra produksi oksigen beserta satu unit gudang atau ruangan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. “Karena yang terbakar adalah ruangan produksi oksigen, kami melakukan pemadaman dengan sangat hati-hati. Ada kekhawatiran tabung oksigen bisa meledak jika terkena panas berlebihan,” terang H. Sahabuddin.

Petugas medis RSUD yang pertama kali mengetahui api sempat berusaha memadamkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, ukuran api sudah terlalu besar sehingga mereka memutuskan untuk memanggil bantuan pemadam kebakaran. “Api diketahui lebih dahulu oleh petugas RSUD yang piket. Mereka sudah berusaha, tapi api membesar, akhirnya menghubungi kami,” tambah Kadis.

Keberhasilan pemadaman tidak lepas dari kolaborasi cepat dengan PLN yang langsung mematikan aliran listrik di area sekitar. Hal ini mencegah risiko konsleting yang bisa memperparah kobaran api. Berkat kesigapan tersebut, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.45 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Selanjutnya, pada pukul 21.01 WITA, seluruh anggota Damkartan Peleton 3 kembali ke markas komando.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. “Perkiraan penyebab masih didalami. Kami belum bisa memastikan apakah karena korsleting listrik, kelalaian teknis, atau faktor lain,” ujar H. Sahabuddin.

Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Ruangan yang hangus beserta mesin sentra produksi oksigen dan sejumlah tabung merupakan peralatan milik pihak ketiga yang bekerja sama dengan rumah sakit. “Harganya belum kami ketahui karena aset dari rekanan. Kami masih menunggu laporan lebih lanjut,” jelasnya.

Tim yang terlibat dalam pemadaman antara lain Danton Shift 3 Mako Damkar, Danru Peleton 3 Mako, Korlap Damkar, anggota Peleton 3 Mako, pihak PLN, petugas RSUD Sering, serta masyarakat setempat yang turut membantu. Berkat sinergi semua pihak, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez