Bupati Jarot Resmi Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ikonik di Kompleks Kantor Bupati

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 27 Jul 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id — Suasana khidmat menyelimuti peletakan batu pertama pembangunan Masjid Kompleks Kantor Bupati Sumbawa, Senin (27/07/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara langsung memimpin prosesi simbolis yang menandai dimulainya pembangunan sarana ibadah megah di pusat pemerintahan kabupaten tersebut.

Langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta perwakilan Yayasan Asiddiq Al-Khairiyah sebagai mitra utama pembangunan.

Dari Keprihatinan Menuju Solusi: Kapasitas Musala Tak Lagi Memadai

Dalam sambutannya yang penuh makna, Bupati H. Jarot mengungkapkan bahwa gagasan membangun masjid ini lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi musala yang sudah lama digunakan di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa.

“Selama ini, ketika waktu salat berjamaah tiba, kapasitas musala sudah tidak mencukupi sehingga jamaah harus bergantian. Kondisi ini tentu kurang ideal dan saya khawatir justru membuat waktu salat terlewat. Karena itu, kita membutuhkan masjid yang lebih representatif agar seluruh ASN dan masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujar H. Jarot dengan nada haru.

Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkup Pemkab Sumbawa ini menekankan bahwa keberadaan masjid yang layak merupakan hak dasar bagi setiap Muslim yang bekerja atau berkunjung ke kompleks perkantoran.

“Sebagai pemimpin, saya merasa bertanggung jawab untuk menghadirkan fasilitas yang mendukung kenyamanan beribadah. Ini bukan sekadar soal fisik bangunan, tapi juga tentang bagaimana kita memuliakan waktu-waktu ibadah,” tambahnya.

Desain Unik dan Modern, Anggaran Capai Rp1,2 Miliar

Bupati Jarot menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini mengusung desain arsitektur yang unik dan modern, yang diharapkan mampu menjadi ikon baru di kawasan Kantor Bupati Sumbawa. Dengan anggaran sekitar Rp1,2 miliar, masjid ini dirancang untuk menampung jamaah dalam jumlah besar dengan fasilitas yang memadai.

“Insya Allah, masjid ini akan menjadi kebanggaan kita bersama. Desainnya tidak hanya indah secara visual, tapi juga fungsional untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan,” terangnya.

Menariknya, sebagian besar anggaran pembangunan bersumber dari dana hibah Yayasan Asiddiq Al-Khairiyah, sebuah lembaga sosial keagamaan yang telah konsisten membangun fasilitas ibadah di seluruh Kabupaten Sumbawa.

“Kami membuka lebar-lebar kesempatan kepada seluruh pihak yang ingin berpartisipasi secara swadaya dalam pembangunan masjid ini. Ini adalah kesempatan beramal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir,” ajak Bupati dengan penuh semangat.

Kontribusi Nyata Yayasan Asiddiq Al-Khairiyah

Sementara itu, Ketua Yayasan Asiddiq Al-Khairiyah, Sahid Hanan Bahanan, menyampaikan bahwa pembangunan masjid di Kompleks Kantor Bupati Sumbawa merupakan wujud nyata kontribusi yayasan dalam mendukung pembangunan daerah di bidang keagamaan.

“Masjid ini adalah yang ke-132 yang kami bangun di Kabupaten Sumbawa. Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menyediakan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat,” ungkap Sahid.

Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat kemudahan dari Allah SWT. Sahid juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan serta memakmurkan masjid ini sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.

“Kami berdoa semoga pembangunan ini mendapat ridho Allah dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” pungkasnya.

Dengan dimulainya pembangunan masjid ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Sumbawa tidak hanya unggul dalam aspek administratif, tetapi juga dalam memenuhi kebutuhan spiritual para pegawai dan masyarakat.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez