Komitmen Bupati Jarot, Warga yang Jaga dan Rawat Mangrove Dapat Hadiah Sapi

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 02 Agu 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Sebuah terobosan unik dilontarkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di sela-sela Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Limung, Jumat (31/07/2026). Ia berkomitmen memberikan satu ekor sapi kepada masyarakat yang mampu menjaga dan merawat kawasan mangrove seluas satu hektare atau lebih. Insentif ini menjadi daya tarik utama dalam upaya pelestarian lingkungan yang digalakkan pemerintah daerah.

Kegiatan bertajuk “Tu Tanam Mangrove untuk Kebalong Anak Dadi Tu Era Menuju Sumbawa Hijau Lestari” ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus wujud dukungan nyata terhadap Program Sumbawa Hijau Lestari. Diprakarsai oleh Pemerintah Kecamatan Moyo Utara, Kodim 1607/Sumbawa, Lingkara, dan masyarakat setempat, aksi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan PT AMMAN Mineral, hingga pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Moyo Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa penanaman mangrove adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Mangrove yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk anak cucu kita. Lima hingga sepuluh tahun ke depan, kita ingin melihat Sumbawa menjadi lebih hijau, iklimnya semakin baik, dan kawasan pesisirnya semakin lestari. Mari kita hijaukan Sumbawa bersama-sama,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti kondisi hutan di Sumbawa yang saat ini telah banyak mengalami kerusakan. Selain penghijauan di kawasan hutan, pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Mangrove memiliki peran strategis sebagai penyerap karbon, penghasil oksigen, pelindung pantai dari abrasi, sekaligus habitat berbagai biota laut.

Komitmen pemberian hadiah sapi ini bukan sekadar janji. Sebelumnya, Bupati Jarot telah meluncurkan program inovatif serupa yang memberikan insentif sapi kepada petani yang menanam pohon di lahan miring seluas minimal satu hektar. Program ini merupakan langkah nyata Pemkab Sumbawa dalam mengatasi degradasi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Moyo Utara, Awaluddin Safari, SH, menjelaskan bahwa keberhasilan penanaman mangrove tidak terlepas dari gotong royong masyarakat Limung yang selama dua bulan mempersiapkan lokasi dan membentuk kelompok perawat mangrove. Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Lebih lanjut, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa kawasan Pantai Limung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berencana menyusun konsep pengembangan kawasan tersebut agar mampu menarik investasi dan kunjungan wisatawan. “Kawasan yang hijau, bersih, dan lestari akan menjadi daya tarik bagi pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Usai acara, Bupati Sumbawa bersama tamu undangan, masyarakat, dan para pelajar se-Kecamatan Moyo Utara melaksanakan penanaman mangrove di sepanjang pesisir Pantai Limung sebagai komitmen bersama mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari. Dengan adanya insentif sapi ini, diharapkan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat, menjadikan Sumbawa sebagai daerah yang hijau, lestari, dan sejahtera.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez