Program Infrastruktur APBD-P 2026, PUPR Sumbawa Matangkan Perencanaan Irigasi dan SDA

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 26 Okt 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa terus mematangkan perencanaan program pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan irigasi dan sumber daya air di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026. Persiapan dilakukan secara paralel sembari menunggu penyelesaian tahapan administrasi dan pengesahan yang diperlukan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, menjelaskan bahwa percepatan perencanaan menjadi salah satu langkah penting agar kebutuhan pembangunan di setiap wilayah dapat dipetakan berdasarkan kondisi lapangan dan skala prioritas.

“Percepatan perencanaan menjadi salah satu langkah penting agar kebutuhan pembangunan di setiap wilayah dapat dipetakan berdasarkan kondisi lapangan dan skala prioritas,” kata Sofyan, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, proses administrasi yang masih berjalan tidak serta-merta menghentikan seluruh tahapan persiapan. Sejumlah aspek teknis dapat mulai disiapkan lebih awal sehingga program dapat segera dilaksanakan setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

“Proses administrasi yang masih berjalan tidak serta-merta menghentikan seluruh tahapan persiapan. Sejumlah aspek teknis dapat mulai disiapkan lebih awal sehingga program dapat segera dilaksanakan setelah seluruh persyaratan terpenuhi,” ujarnya.

Sofyan menegaskan, kebutuhan infrastruktur tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk jaringan irigasi dan sarana pendukung sumber daya air yang berperan penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian. Karena itu, koordinasi lintas sektor, kesiapan teknis, serta kesesuaian perencanaan dengan kebutuhan di lapangan menjadi perhatian agar pelaksanaan program berjalan efektif dan sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor tidak hanya menyangkut aspek teknis di lapangan, tetapi juga memastikan setiap rencana kegiatan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, program yang dijalankan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Terkait jadwal pekerjaan, Muhammad Sofyan menjelaskan bahwa pelaksanaan program tidak selalu dapat dilakukan secara bersamaan. Setiap kegiatan akan menyesuaikan kesiapan perencanaan, kelengkapan administrasi, serta tahapan teknis yang harus diselesaikan.

“Pelaksanaan program tidak selalu dapat dilakukan secara bersamaan. Setiap kegiatan akan menyesuaikan kesiapan perencanaan, kelengkapan administrasi, serta tahapan teknis yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Menurut Sofyan, pengaturan jadwal tersebut penting agar pelaksanaan di lapangan tetap terukur. Kegiatan yang telah siap dapat segera berjalan, sementara kegiatan lain yang masih memerlukan kelengkapan administrasi dan teknis akan menyusul sesuai tahapan.

Melalui persiapan yang dilakukan secara bertahap dan paralel, Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa berharap program infrastruktur dapat memasuki tahap pelaksanaan sesuai kesiapan masing-masing kegiatan. Langkah ini diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.

Sofyan menambahkan, pihaknya terus mendorong kesiapan perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta pemenuhan tahapan teknis dan administrasi agar setiap program dapat berjalan tepat sasaran. Dengan begitu, pembangunan irigasi dan sumber daya air di Kabupaten Sumbawa diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama petani dan pengguna layanan publik di sejumlah wilayah. (Ch)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez