
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Dalam beberapa tahun terakhir ini, tiga Desa di wilayah Dapil IV yang meliputi Desa Kerato, Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwis dan Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas sering dilanda Banjir.
Atas kondisi tersebut, Anggota DPRD Sumbawa, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ida Rahayu, S.Ap menyampaikan keprihatinannya dan menekankan pentingnya persiapan dana bantuan dari pemerintah untuk menghadapi bencana ini.
“Kami mengamati pasca terjadinya banjir bandang yang melanda Desa Kerato dan Nijang 29 Desember 2024 lalu, bantuan Pemerintah sangat minim sekali, banyak warga korban banjir yang tidak mendapatkan bantuan sama sekali,” ungkap Legislator empat Periode ini, Ahad (12/01/2025).
Menurut Ida Rahayu, semestinya ketika terjadi banjir, Pemerintah daerah dapat menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membantu warga terdampak.
“Pemerintah harus memikirkan langkah kongkrit untuk menghentikan banjir yang sering melanda Unter Iwes dan Labuhan Badas ini,” tegasnya.
Selain itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbawa juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang, seperti pembangunan drainase yang lebih besar dan dalam dari Dusun Sering ke Sungai Brang Bara untuk mengurangi debit air dan juga pelebaran dan pengerukan Drainase Dam Aji.
Dirinya menduga air yang selama ini tergenang di wilayah persawahan balai benih kini tidak bisa lagi terserap karena sudah beralih fungsi menjadi rumah sakit. Ia berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan proyek ini pada tahun 2025 mendatang.
“Banjir di wilayah Unter Iwes dan Labuhan Badas menjadi masalah kronis yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, salah satu solusi jangka panjang adalah Pembangunan drainase yang lebih memadai dan reboisasi untuk mengatasi masalah gundulnya hutan dan hal ini sebagai langkah penting untuk mengatasi masalah banjir secara fundamental,” pungkasnya. (Nuansa)

Tidak ada komentar