PANSUS DPRD Sumbawa Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024 Bersama Inspektorat, BAPENDA, dan BKAD

oleh -635 Dilihat
oleh

Sumbawa Besar, Nuansantb.id- Panitia Khusus (PANSUS) DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat evaluasi pertanggungjawaban APBD 2024 bersama Inspektorat, BAPENDA, dan BKAD. Rapat yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD pada Rabu (16/07/2025) ini bertujuan memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

Rapat dipimpin oleh Ketua PANSUS I Nyoman Wisma, S.I.P., dengan dihadiri oleh didampingi Sekretaris H.Zainuddin Sirat dan anggota Pansus M. Taufik, H. Rusdi, Syukri HS. A.,Ma, Allen Taryadi,SH, Hj.Jamila,S.Pd.,SD, Muhammad Zain,S.IP, Ridwan,SP.,M.Si, Muhammad Faesal,S.AP.,M.M.Inov, Edy Syarifuddin dan Sri Hastuti, perwakilan Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Kepala BAPENDA, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Adapun rapat fokus pada evaluasi kinerja APBD 2024 yang dimana, Ketua PANSUS I Nyoman Wisma menegaskan pentingnya transparansi dalam laporan keuangan daerah. “Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD digunakan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Anggota PANSUS Muhammad Zain menambahkan, “Ada beberapa program yang perlu dievaluasi lebih mendalam, terutama yang terkait dengan belanja modal dan bantuan sosial.”

Perwakilan Inspektorat Kabupaten Sumbawa menyampaikan hasil pengawasan, termasuk temuan ketidaksesuaian dalam beberapa item anggaran. “Kami menemukan beberapa penyimpangan administratif yang perlu segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sementara Kepala BAPENDA dan Kepala BKAD memberikan penjelasan terkait temuan tersebut. “Kami telah melakukan koreksi dan akan memperbaiki sistem pelaporan ke depannya,” kata Kepala BKAD.

Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, anggota PANSUS, menekankan perlunya peningkatan kapasitas SDM di SKPD untuk menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.

Allen Taryadi, SH, menyoroti pentingnya penguatan pengawasan internal. “Selain audit eksternal, pengawasan internal harus lebih ketat agar APBD 2025 bisa lebih efektif,” tegasnya.

Rapat juga membahas rencana tindak lanjut, termasuk pembenahan sistem pelaporan dan peningkatan koordinasi antar-OPD.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk memperbaiki temuan dan memastikan APBD 2025 dapat direalisasikan secara lebih akuntabel. “Kami akan terus memantau perkembangan ini hingga semua rekomendasi terlaksana,” pungkas I Nyoman Wisma.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.