Merangkai Rindu, Menyemai Cinta” di Maulid Nabi SURAU FUADUL AMIN KERATO

3 menit membaca
Sahril
Headline News, Sosial - 23 Sep 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Suasana khidmat dan penuh hikmah menyelimuti SURAU FUADUL AMIN KERATO, Sumbawa, pada Sabtu malam (20/09/2025). Ratusan jamaah memadati tempat ibadah tersebut untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Jamaah Tharikat Naqsabandiyah Al Kholidiyah.

Kegiatan bertema “Merangkai Rindu, Menyemai Cinta kepada Rasulullah SAW” ini berhasil menyatukan berbagai kalangan, mulai dari perwakilan pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Acara yang berlangsung lancar dan khidmat ini turut dihadiri oleh Camat Unter Iwes, Wakil Danramil, serta perwakilan Polsek setempat, menandakan pentingnya sinergi dalam membangun ukhuwah Islamiyah. Kehadiran mereka menambah semarak dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di tengah masyarakat.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, H. Mardin, menyampaikan bahwa perhelatan ini merupakan wujud kecintaan umat Islam di wilayah tersebut kepada Nabi Muhammad SAW. “Acara ini diselenggarakan di bawah naungan Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya Muhammad Amin Al Khalidi. Tujuannya adalah untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya meneladani akhlak dan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujar H. Mardin.

Sebagai puncak acara, Ustadz Bahanan yang bertindak sebagai penceramah menyampaikan tausiyah yang mendalam dan menyentuh hati. Dengan mengusung tema “Merangkai Rindu, Menyemai Cinta”, Ustadz Bahanan menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW bukan hanya sekadar perasaan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Mencintai Rasulullah SAW berarti mengikuti jejak langkahnya, mengamalkan sunnahnya, dan meneladani akhlaknya yang mulia,” tegas Ustadz Bahanan di hadapan jemaah yang hadir. Ia menjelaskan bahwa rasa rindu kepada Nabi harus dibarengi dengan komitmen untuk mempelajari sejarah (sirah) perjuangan beliau dan menginternalisasi nilai-nilai ajaran Islam.

Ustadz Bahanan lebih lanjut mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak shalawat. “Mari kita tingkatkan cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak shalawat, mempelajari sejarah dan ajaran beliau, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Shalawat adalah bukti cinta kita dan menjadi wasilah untuk mendapatkan syafaatnya,” pesannya.

Ia berharap melalui peringatan Maulid ini, keimanan dan ketakwaan masyarakat semakin meningkat. “Semoga kita semua dapat menjadi umat yang dicintai oleh Allah SWT dan mendapatkan syafaat Rasulullah di akhirat kelak,” tuturnya penuh harap.

Selain sebagai sarana syiar keagamaan, acara ini juga berfungsi sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan antara masyarakat dengan pemerintah. Kebersamaan yang tercipta dalam acara ini mencerminkan semangat persatuan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Panitia berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga semangat keislaman dan kebersamaan di wilayah Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ditutup dengan pembacaan shalawat dan doa bersama untuk keselamatan umat Islam dan bangsa Indonesia.

Editor/Pemred : Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez