Anggota DPRD Sandi Serap Aspirasi dari Nanga Lidam hingga Tanjung Bele

2 menit membaca
Sahril
POLITIK - 12 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Gelora, Sandi, S.Pd., MM., telah melaksanakan kewajiban resesnya pada Rabu (12/11/2025) dengan mengunjungi dua lokasi di Desa Olat Rawa, yakni Dusun Nanga Lidam dan Dusun Tanjung Bele.

Kegiatan ini menjadi sarana vital bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakilnya di DPRD.

Di titik pertama, Dusun Nanga Lidam, puluhan warga yang hadir antusias menyampaikan daftar panjang aspirasi mereka. Usulan yang disampaikan mencakup kebutuhan dasar hingga penunjang pembangunan. Dimulai dari permintaan paping blok (paving block) untuk memperindah dan mempermudah akses di pintu masuk desa, hingga perbaikan jalan yang menjadi urat nadi penghubung aktivitas warga.

Yang menarik, di era digital ini, warga Dusun Nanga Lidam juga menyuarakan kebutuhan akan akses informasi. Pengadaan sinyal telekomunikasi atau hotspot menjadi salah satu usulan krusial yang diajukan untuk membuka isolasi informasi dan mendukung pendidikan serta ekonomi warga.

Tidak ketinggalan, usulan untuk perbaikan fasilitas umum juga mengemuka. Warga meminta renovasi Posyandu (Postu), pembangunan Gedung Serba Guna, serta pembangunan TPU (Tempat Pemakaman Umum). Di sektor ekonomi dan ketahanan pangan, masyarakat mengusulkan program Bantuan Sosial (Bansos), Jalan Usaha Tani (JUT), dan pencetakan sawah baru. Untuk menunjang kesehatan jasmani, peralatan olahraga juga menjadi daftar permintaan warga.

Beralih ke Dusun Tanjung Bele, fokus aspirasi masyarakat tampak berbeda, dengan tantangan geografis yang lebih spesifik. Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan menuju desa yang memerlukan perhatian serius. Ancaman alam juga menjadi perhatian utama, dengan diajukannya usulan mendesak untuk pembangunan penahan tebing air laut guna mencegah dampak abrasi yang menggerus pemukiman.

Selain infrastruktur, peningkatan kualitas layanan dasar juga disoroti. Masyarakat mengusulkan penambahan atau peningkatan kualitas petugas kesehatan di daerah mereka. Dukungan sarana ibadah dan sosial juga diajukan, berupa bantuan terop (tenda) dan kursi untuk kegiatan kemasyarakatan, serta renovasi plafon masjid yang sudah rusak.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Sandi menyatakan komitmen penuhnya. “Reses ini adalah bukti komitmen kami untuk turun langsung, mendengar denyut nadi kehidupan dan kebutuhan riil masyarakat. Semua suara yang disampaikan di Dusun Nanga Lidam dan Tanjung Bele hari ini adalah amanah yang akan kami bawa ke tingkat legislatif,” tegasnya.

Sandi menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah mengonsolidasikan semua usulan tersebut. “Semua usulan ini akan kami kategorikan dan masukkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Kami akan memperjuangkannya secara maksimal dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun berikutnya,” pungkas Sandi, menegaskan bahwa perjuangan untuk mewujudkan aspirasi warga baru dimulai dari ruang reses ini.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez