
Sumbawa, Nuansantb.id – Inovasi digital Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa, yakni Sistem Informasi Layanan Adminduk Online (SILAMO), secara signifikan mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui platform ini, warga dapat mengurus berbagai dokumen vital tanpa harus mendatangi kantor dinas secara langsung.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa komitmen untuk menyederhanakan dan mempercepat layanan menjadi roh dari program ini. “Silamo dirancang untuk memangkas kompleksitas birokrasi. Masyarakat kini bisa mengakses layanan KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga pelayanan perpindahan penduduk dengan lebih ringan dan efisien, tanpa antre panjang di kantor kami,” papar Haji Varian kepada media, Kamis (15/01/2026).
Saat ini, sebanyak 130 desa dan kelurahan telah aktif mengimplementasikan Silamo. “Kami terus berupaya melakukan ekspansi. Tahun 2026 ditargetkan seluruh desa, termasuk 35 desa yang saat ini belum tergabung, sudah dapat menikmati layanan digital ini. Pendampingan teknis secara aktif kami lakukan untuk memastikan tidak ada satupun wilayah yang tertinggal,” tambahnya.
Mekanisme Silamo mengandalkan kolaborasi dengan perangkat desa. Masyarakat cukup datang ke kantor desa atau kelurahan terdekat. Operator yang telah dilatir akan membantu mengunggah dokumen persyaratan melalui aplikasi. Selanjutnya, permohonan diproses secara digital oleh petugas Dukcapil. Setelah selesai, dokumen jadi dapat dicetak dan dikirimkan kembali ke desa untuk diambil oleh pemohon.
Keberhasilan sistem ini dirasakan langsung di daerah pelosok. Kepala Desa Muer, Asy Ariy, menyatakan bahwa Silamo telah membawa perubahan besar. “Masyarakat kami sangat terbantu. Mereka tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tambahan ke kantor Dukcapil. Semua urusan bisa diselesaikan di kantor desa. Proses yang dulu memakan waktu berhari-hari, kini bisa jauh lebih singkat,” ujarnya.
Varian Bintoro menegaskan bahwa Silamo bukan sekadar program digital, tetapi merupakan bentuk transformasi layanan publik. “Ini adalah ikhtiar kami untuk mewujudkan pelayanan yang akuntabel dan berpihak pada rakyat. Dukungan dari pemerintah daerah, dedikasi petugas, serta partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilannya. Harapan kami, seluruh masyarakat Sumbawa, di mana pun berada, merasakan kemudahan yang sama,” tandasnya.
Dengan antusiasme yang tinggi dari berbagai pihak, Silamo diproyeksikan tidak hanya sebagai solusi administratif, tetapi juga sebagai pendorong inklusi digital dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa melalui layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar