Dari 323 Proyek Nasional, Sumbawa Masuk dalam Klaster Porsi Strategis

2 menit membaca
Sahril
NASIONAL, Pemerintahan - 06 Feb 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa dipastikan menjadi salah satu pilar sentral dalam peta ketahanan pangan nasional, didorong oleh investasi strategis dari PT Berdikari (Persero) bersama Badan Pengelola Investasi Danantara.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Direktur Operasional PT Berdikari, Mukhammad Agung Aulia, dalam kunjungan kerja di Sumbawa, Jumat (06/02/2026).

Dalam paparannya di hadapan Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, beserta jajaran Forkopimda, Agung mengungkapkan kesiapan investasi besar senilai kurang lebih Rp20 triliun secara nasional untuk pemerataan suplai pangan, dengan fokus pada komoditas ayam dan telur.

Kabupaten Sumbawa, menurutnya, telah masuk dalam inventarisasi lokasi klaster strategis yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Dari total 323 proyek yang direncanakan di seluruh Indonesia, Sumbawa mendapatkan porsi yang sangat strategis. Saat ini, kami sedang melakukan proses kajian akhir bersama Danantara. Dalam waktu dekat, program pembangunan kandang, baik untuk Grand Parent Stock (GPS) maupun Parent Stock (PS), akan segera dimulai sesuai mekanisme yang ditetapkan,” jelas Agung.

Investasi ini dirancang memiliki dampak ganda. Dalam jangka pendek, proyek ini akan langsung menunjang program nasional pemenuhan gizi, khususnya ketersediaan protein hewani yang terjangkau. Untuk jangka panjang, diharapkan tercipta efek domino yang menggerakkan ekonomi lokal dan meneguhkan posisi Sumbawa sebagai lumbung pangan utama di NTB dan nasional.

“Niat khusus kehadiran kami di sini adalah membawa dampak maslahat seluas-luasnya bagi masyarakat. Sebagai BUMN yang menangani perunggasan, kami memohon dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” tambah Agung.

Rencana PT Berdikari ini bukan sekadar wacana. Pada hari yang sama, dilakukan pula peresmian simbolis berbagai proyek industri perunggasan secara nasional yang disiarkan langsung, menandai dimulainya fase percepatan.

“Sumbawa adalah wilayah dengan potensi sangat besar. Ke depan, rencana pengembangan dan penambahan fasilitas akan terus berlanjut karena daerah ini kami pandang sebagai salah satu pilar produksi nasional yang krusial,” tutup Agung.

Dengan dimulainya langkah konkret ini, Sumbawa tidak hanya bersiap menyambut transformasi ekonomi, tetapi juga mengukuhkan perannya sebagai penyangga ketahanan pangan bangsa, didukung oleh investasi negara yang berkelanjutan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez