
Sumbawa, Nuansantb.id- Setelah sukses dengan proyek ternak unggas terintegrasi, Kabupaten Sumbawa kembali mendapatkan sorotan strategis nasional. Daerah ini tengah berjuang untuk terpilih sebagai salah satu lokasi inti pembibitan bawang putih nasional, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, mengungkapkan optimisme itu setelah menghadiri undangan langsung dari Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, di Sembalun, Lombok Timur, Senin (09/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan lokasi untuk mendukung program swasembada bawang putih.”Kami diundang pak Mentan bersama beberapa daerah di NTB dalam rangka PSN pembibitan bawang putih nasional,” ungkap Bupati Jarot kepada media.
Keyakinannya bukan tanpa alasan. Sumbawa disebut memiliki potensi lahan pengembangan bawang putih seluas 1.000 hektare yang memadai. “Kami optimis Kabupaten Sumbawa terpilih. Karena itu, kami mohon doa dan dukungan segenap lapisan masyarakat Sumbawa semoga proyek strategis nasional ini bisa terwujud di sini,” tambahnya.
PSN bawang putih sendiri adalah program prioritas pemerintah yang menargetkan swasembada pada tahun 2029. Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor, mensejahterakan petani, dan meningkatkan produksi dalam negeri dengan target perluasan tanam mencapai 100.000 hektar secara nasional.
Dalam kunjungan kerja yang juga dihadiri Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur itu, Mentan Amran menyampaikan arahan penting. Selain fokus pada bawang putih, disebutkan bahwa NTB akan segera membangun proyek unggas terintegrasi dan industri pakan ternak, yang groundbreaking-nya telah dilakukan di Sumbawa minggu lalu.
“Saya diundang Mentan dalam rangka kunjungan persiapan lokasi pembibitan nasional bawang putih untuk proyek strategis Nasional di Sembalun,” jelas Bupati Jarot menegaskan tujuan kedatangannya.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa setidaknya ada lima kabupaten di NTB yang memiliki potensi untuk pengembangan bawang putih, yaitu: Lombok Utara: 2.000 hektare, Lombok Timur: 2.500 hektare, Sumbawa: 1.000 hektare, Kabupaten Bima: 1.500 hektare, Lombok Tengah: 750 hektare.
Penunjukan lokasi pembibitan nasional menjadi krusial karena akan menjadi pusat penghasil bibit unggul untuk mendukung program perluasan areal tanam di berbagai daerah.
“Dalam arahan mentan juga ditekankan bahwa NTB akan segera dibangun proyek unggas terintegrasi dan industri pakan ternak, dan sudah dilakukan ground breaking di Sumbawa minggu lalu,” ujar Jarot menyampaikan poin penting lainnya.
Kunjungan Menteri Pertanian ke Sembalun ini merupakan bagian dari akselerasi program swasembada bawang putih. Dengan segala potensi dan dukungan yang dimiliki, Sumbawa berharap dapat menjadi salah satu pilar pencapaian target nasional tersebut, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai daerah strategis bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan nasional.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar