
Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama jajaran Kodim 1607/Sumbawa resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda, program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama TNI Angkatan Darat. Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan serentak di tiga titik wilayah Kabupaten Sumbawa, Senin (30/03/2026), dengan pusat kegiatan di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Sumbawa, Rachman Ansori, yang mewakili Bupati Sumbawa. Turut hadir jajaran Forkopimda, Komandan Batalyon Infantri TP 835/Samota Yudha Bhakti Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Alas dan Alas Barat.
Program Strategis Presiden untuk Konektivitas Desa
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T. menjelaskan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan bersama TNI AD untuk membangun ratusan jembatan gantung perintis di seluruh Indonesia.
“Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, memperluas akses masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya di pedesaan, serta mengurangi dampak akibat bencana. Jembatan Garuda juga mendukung penuh Asta Cita ke-3 yang menekankan pembangunan infrastruktur dari desa untuk kesejahteraan masyarakat,” papar Dandim.
Pada tahap awal, tiga lokasi menjadi prioritas pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Sumbawa, yaitu: Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes dan Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas.
Dandim Basofi menambahkan bahwa pada tahap berikutnya, pembangunan akan dilanjutkan di sejumlah desa lainnya, yakni Desa Lekong (Alas Barat), Desa Lebangkar dan Desa Ropang (Kecamatan Ropang), Desa Selante (Kecamatan Plampang), Desa Kelungkung (Kecamatan Batulanteh), serta Desa Mata (Kecamatan Tarano).
“Kami mohon dukungan semua pihak, dari Pemda, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat sebagai wujud manunggalnya TNI bersama rakyat,” pungkasnya.
Apresiasi Bupati: TNI Jadi Motor Pembangunan
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Rachman Ansori, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, yang telah mengambil peran strategis dalam pembangunan infrastruktur ini.
“Ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di daerah. Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan hari ini. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, desa, dan tentu saja masyarakat,” urai Rachman Ansori mewakili Bupati.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa momentum groundbreaking ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh berhenti dan tidak boleh stagnan.
“Kita harus terus memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap program, benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Groundbreaking Serentak se-Kodam IX/Udayana
Acara peletakan batu pertama dilakukan secara daring dan dipimpin langsung oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX/Udayana. Hal ini menandai keseriusan program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di pedesaan.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan publik, kegiatan ekonomi, dan mobilitas sehari-hari akan semakin lancar, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dalam menghadapi potensi bencana alam.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar