
Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi sektor peternakan dengan merencanakan pembangunan Integrated Poultry Industry atau industri unggas terpadu.
Langkah konkret ini diawali dengan kunjungan Tim Survey Direktorat Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa kunjungan tim dari pusat ini merupakan peluang emas bagi Sumbawa untuk mentransformasi sektor peternakan dari tradisional menuju industri yang bernilai tambah tinggi.
“Integrated Poultry Industry ini nantinya tidak hanya berfokus pada hulu, tapi yang terpenting adalah penguatan di sisi hilir. Mulai dari processing, distribusi, hingga pemasaran. Tujuannya jelas, agar produk unggas Sumbawa memiliki daya saing yang kuat dan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi kesejahteraan peternak kita,” papar Sekda Budi Prasetiyo, menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif.
Rencana pengembangan industri unggas terpadu ini dirancang untuk menyinergikan seluruh rantai pasok, mulai dari budidaya, pakan, pengolahan hasil ternak, hingga pemasaran produk akhir. Dengan konsep ini, diharapkan dapat memutus ketergantungan pada pasar luar daerah, menstabilkan harga, dan menciptakan lapangan kerja baru yang luas.
“Kami berkomitmen penuh mendukung inisiatif Kementerian Pertanian ini. Keberadaan industri terpadu akan menjadi game changer bagi perekonomian daerah, khususnya dalam membuka pintu investasi dan menyerap tenaga kerja lokal,” tambah Sekda, Jum’at (21/11/2025).
Tim Survey dari Kementerian Pertanian akan melakukan assessment mendalam, termasuk peninjauan lapangan, identifikasi potensi wilayah, dan analisis kebutuhan teknis. Data ini akan menjadi dasar penyusunan master plan dan kelayakan proyek sebelum masuk ke tahap eksekusi.
Kedatangan tim Kementan ini disambut antusias oleh jajaran Pemkab Sumbawa, yang melihatnya sebagai bentuk sinergi positif antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya industrialisasi di sektor peternakan yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, terutama para peternak rakyat.
“Ini adalah langkah awal yang krusial. Semoga hasil assesment tim dapat segera diimplementasikan untuk mewujudkan Sumbawa sebagai lumbung unggas yang modern dan berdaya saing,” pungkas Sekda Budi Prasetiyo menutup pertemuan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar