
Sumbawa, Nuansantb.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan merespons cepat musibah kebakaran yang melanda dua rumah warga di Dusun Batu Taning, Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Sabtu (07/03/2026) dini hari. Bantuan darurat langsung diserahkan kepada para korban sebagai bentuk kehadiran negara di tengah musibah.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.57 WITA tersebut menghanguskan satu unit rumah panggung milik Samsun serta merambat ke rumah milik Agus yang berada di lokasi yang sama. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).
Begitu menerima laporan, Koordinasi Dinas Sosial, BPBD, Dinas Ketahanan Pangan bergerak cepat bantu masyarakat korban bencana kebakaran di Desa Ngeru bergerak cepat. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si, bersama jajaran langsung turun ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan darurat.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa berkoordinasi BPBD dan Dinas Ketahanan Pangan turun langsung menyerahkan bantuan darurat kepada Pak Samsun yang rumahnya hangus terbakar subuh tadi, serta satu rumah terdampak milik Pak Agus,” ujar Syarifah kepada media Nuansantb usai penyerahan bantuan.
Syarifah menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam setiap musibah yang dialami masyarakat. Bantuan darurat ini bersumber dari Kementerian Sosial RI dan juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa yang memang dialokasikan untuk penanganan bencana, termasuk kebakaran.
“Bantuan ini memang kita siapkan untuk situasi darurat seperti ini. Mudah-mudahan dapat meringankan beban para korban dan digunakan untuk kebutuhan mendesak,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapan dan doa bagi para korban. “Semoga dengan adanya bantuan darurat ini, keluarga yang tertimpa musibah diberikan kekuatan, ketabahan, dan Allah gantikan dengan yang lebih baik. Musibah ini juga menjadi pengingat kita semua untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama terkait instalasi listrik,” pesannya.
Momen bulan suci Ramadhan juga turut disinggung oleh Kabid Linjamsos. Ia mengajak para dermawan untuk ikut tergerak hatinya membantu sesama. “Semoga ada dermawan yang tergerak hatinya membantu meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah, apalagi di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Insya Allah ganjarannya berlipat,” ungkap Syarifah.
Kebakaran yang melanda rumah Samsun dan Agus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Warga setempat bersama petugas pemadam kebakaran bahu-membahu berupaya memadamkan api, namun sebagian besar bagian rumah sudah lebih dulu ludes terbakar.
Samsun, salah satu korban, mengaku pasrah atas musibah yang menimpanya. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dan berterima kasih atas respons cepat serta bantuan yang diberikan oleh Dinas Sosial dan warga sekitar. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran dan bantuan dari Dinas Sosial. Semoga menjadi amal ibadah,” ucapnya.
Dengan adanya bantuan darurat ini, diharapkan para korban dapat segera bangkit dan memulai pemulihan tempat tinggal serta kehidupan pascabencana. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memantau kondisi para korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar