
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Menanggapi berbagai keritikan dan keluhan masyarakat terkait penerangan jalan umum sekaligus dalam rangka menyambut ajang balap dunia Motocross Grand Prix (MXGP) Samota yang akan digelar 25-27 Juni 2023 mendatang.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa, melakukan perbaikan dan peremajaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dalam kota.
Selain melakukan perbaikan dan peremajaan di beberapa titik termasuk paling inti di dalam kota, rencananya juga akan dihias dengan lampu hias, agar lebih menarik.
Kepala Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, yang dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Jum`at (28/04/2023) mengatakan bahwa, dalam waktu dekat, PRKP Sumbawa akan melakukan peremajaan sekaligus perbaikan PJU dibeberapa titik termasuk dalam kota.
“Saat ini kami lagi proses pengadaan. Nanti untuk peremajaan PJU, yang mati akan dilakukan perawatan. Insya Allah, mudah-mudahan bisa segera,” ujar Pipin.
Lanjut Pipin, menyambut MXGP yang akan digelar Juni 2023 mendatang, pihaknya akan memfokuskan perbaikan untuk di dalam kota Sumbawa Besar dan diupayakan tuntas sebelum pelaksanaan MXGP.
“Karena MXGP sebentar lagi digelar maka kami akan fokuskan di dalam kota dulu,” jelasnya.
Sebagaimana rapat kordinasi yang telah diikuti ungkapnya, akan ada beberapa event-event besar, baik pra MXGP seperti balap jaran, motocross dan intinya balap dunia MXGP.
Menghadapi semua itu kata Pipin, kami sedang diskusikan seperti apa nanti untuk lampu hias yang akan dipasang.
“Menyambut Pra MXGP maupun MXGP, agar kelihatan menarik nanti seperti apa modelnya. Supaya nanti orang masuk ke kota sumbawa di malam hari kelihatan menarik. Kami akan coba buat sebaik dan semenarik mungkin dan ini diupayakan sebelum perhelatan MXGP sudah terpasang,” terangnya.
Saat ini tim PJU PRKP Kabupaten Sumbawa tetap bekerja selama 24 jam dalam sehari untuk merespon keluhan masyarakat.
“Intinya, teman-teman tim PJU tetap bekerja. Setiap ada keluhan, alhamdulillah bisa di kerjakan. Kita bekerja 24 jam, begitu ada informasi dari masyarakat kami langsung tindaklanjuti,”
Sejauh ini, ungkapnya, pihaknya juga rutin melakukan pengecekan terhadap lampu penerangan di seputaran kota. Terhadap beberapa titik yang mati, akan kembali dilakukan perbaikan.
“Kami juga rutin melakukan pengecekan, ada tim khusus di sini untuk melakukan pengecekan,” ungkapnya.
Kadis Pipin, mengimbau masyarakat untuk ikut membantu memelihara. Sebab seperti di Jembatan Samota, sebelumnya sudah beberapa kali lampu diganti karena hilang. Bahkan ada juga yang memecahkan lampu yang sudah dipasang. “Mari kita sama-sama menjaga apa yang menjadi aset daerah agar tetap terpelihara dengan baik dan dapat dinikmati dalam waktu yang lama,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Tidak ada komentar