
Sumbawa Besar, Nuansantb.id- Setelah melalui perjuangan panjang dan proses yang tidak mudah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akhirnya berhasil mewujudkan Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa.
Sekolah yang berlokasi di SMPN 4 Sumbawa Besar ini secara resmi diluncurkan pada Senin (06/10/2025), menandai babak baru bagi 75 anak dari keluarga kurang mampu untuk mengenyam pendidikan berkualitas.
Launching yang dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. Syarafudin Jarot, Kepala Dinas Sosial Abdul Aziz, dan perwakilan Kementerian Sosial RI, Kepala Sentra Paramitha Mataram Arif Rahman, ini menjadi simbol keberhasilan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak pendidikan anak-anak marjinal.
Kisah perjalanan SRD 5 Sumbawa penuh dengan tantangan. Bupati Syarafudin Jarot mengisahkan, awalnya Sumbawa bahkan tidak masuk dalam daftar calon penerima program nasional ini untuk tahun 2026. Tidak menyerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa lantas menunjukkan kesiapan dan komitmen tinggi, termasuk menyiapkan lokasi dan mengatasi sejumlah penolakan yang sempat muncul.
“Awalnya kami tidak masuk usulan, tapi kami tegaskan bahwa Sumbawa siap. Perjuangan ini akhirnya membuahkan hasil. Kini SRD berdiri di SMPN 4 dengan fasilitas lengkap dan asrama untuk siswa,” ungkap Bupati Jarot dengan penuh kebanggaan.
Keberadaan SRD 5 Sumbawa dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara untuk mensejahterakan rakyatnya. Bupati Jarot menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini adalah awal dari sebuah gerakan kemerdekaan bagi anak bangsa.
“Ini adalah bentuk konkret dari amanat konstitusi. Kami tidak hanya ingin melihat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa meningkat, tetapi yang lebih penting, kami ingin anak-anak kita yang kurang mampu tumbuh dengan percaya diri dan menjadi calon pemimpin masa depan,” tegasnya.
75 Siswa Perintis, Pendidikan Berasrama Penuh Fasilitas
Sebanyak 75 siswa yang terdiri dari 39 laki-laki dan 36 perempuan telah berhasil lolos seleksi ketat dan ditetapkan melalui SK Bupati Nomor 1990 Tahun 2025. Mereka adalah angkatan pertama yang akan menempuh pendidikan berasrama dengan fasilitas lengkap yang ditanggung oleh pemerintah.
Program SRD ini dirancang khusus untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, memberikan mereka lingkungan belajar yang mendukung serta kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.
Kepala Sentra Paramitha Mataram, Arif Rahman, yang mewakili Kementerian Sosial, mengaku mengapresiasi tinggi kerja keras dan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia mengakui, awalnya banyak pihak meragukan kesiapan Sumbawa. Namun, keraguan itu berhasil dipatahkan dengan bukti nyata.
“Ini adalah bukti nyata kerja keras daerah dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masa depan anak bangsa. Program SRD hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang layak, hanya karena latar belakang ekonomi keluarganya,” pungkas Arif Rahman.
Dengan diluncurkannya SRD 5 Sumbawa, ketujuh puluh lima siswa perintis ini kini memiliki jalan terbuka untuk mengukir prestasi dan mewujudkan cita-cita, mengubah tantangan kemarin menjadi harapan cerah untuk esok hari.
Editor/Pemred: Sahril Imran

Tidak ada komentar