Sasar OPD dan Pengawai Kecamatan, PBJ akan Gelar Bimtek E-Katalog Lokal

2 menit membaca
Favicon
gera

Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Pentingnya pengisian e-katalog lokal bagi pengadaan barang dan jasa di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun di setiap kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbawa akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh OPD dan Pengawai kecamatan.

Kepala Bagian PBJ Setda Sumbawa, Abdul Haviedz, yang dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Selasa (09/05/2023) menjelaskan pentingnya memahami cara pengisian e-katalog lokal bagi para Pengawai di OPD maupun kecamatan.

Menurutnya, Bimbingan teknis terkait pengisian e-katalog lokal dalam pengadaan barang dan jasa tahap pertama telah dilakukan dengan menyasar OPD dalam kota dan 3 kecamatan yang dibimbing langsung oleh petugas dari Bagian PBK Setda Sumbawa.

“Tahap pertama sudah dilakukan dengan menyasar OPD dalam kota, termasuk 3 kecamatan yakni Unter Iwes, Labuhan Badas dan Sumbawa. Itu sudah selesai. Sekarang kita masuk bimtek e-katalog tahap ke dua, untuk 21 kecamatan, ini terpusat,” ujarnya.

Dikatakannya, E-katalog merupakan salah satu perangkat untuk menyediakan barang dan jasa yang menjadi kebutuhan perangkat daerah. Tentunya dengan etalase yang ada. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang menggiatkan atau menerapkan e-katalog lokal.

“E-katalog ini untuk mendukung Pemerintah dalam memanfaatkan produk dalam negeri. Tahan ke-2 ini kita undang teman-teman di 21 Kecamatan agar merapat ke lantai 3 kantor Bupati untuk diberikan pendampingan secara langsung dan secara serentak,” jelasnya.

Sebelumnya kata Haviedz, pendampingan tahap pertama dilakukan terhadap dinas dan badan, kemudian tahap kedua kepada Kecamatan, pihaknya juga mengagendakan untuk memberikan bimbingan pendampingan bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah, dan juga penyedia terutama pelaku UMKM dan Koperasi.

“Kita lakukan bertahap. Tahap ketiga nanti, sasarannya lingkup Sekretariat Daerah. Kemudian tahap keempat atau terakhir pendampingan kepada penyedia,” terangnya.

Terkait kegiatan tersebut, Haviedz mengharapkan kehadiran semua pihak terkait, seperti pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen (PPK), pejabat pengadaan dan juga mitra penyedia, untuk mendapatkan informasi soal e-katalog lokal. “Tujuannya agar dapat mengakses secara bersama-sama,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez