
Sumbawa, Nuansantb.id – Panggung dakwah di Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, mendadak berubah menjadi lautan semangat kebersamaan. Ribuan ibu-ibu majelis taklim dari berbagai penjuru Kabupaten Sumbawa tumpah ruah memadati lokasi kegiatan. Mereka hadir untuk mengikuti pembukaan Pentas Dakwah II tingkat Kabupaten Sumbawa dalam rangka Harlah ke-4 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Sabtu (28/03/2026).
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang membuka langsung acara tersebut tampak antusias. Di hadapan para peserta, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BKMT yang tetap konsisten menyelenggarakan event keagamaan ini meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BKMT. Anda semua telah membuktikan bahwa semangat dakwah tidak pernah padam. InsyaAllah, ke depan pemerintah daerah akan memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” ujar Wabup Ansori dengan suara lantang yang disambut gemuruh takbir dari ribuan jamaah.
Lebih dari sekadar seremoni, Wabup Ansori menegaskan komitmen serius Pemkab Sumbawa untuk terus mendampingi setiap langkah BKMT. Baginya, pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat—khususnya kaum perempuan—adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar.
“Saya ingin meluruskan sebuah fakta. Daerah yang ekonominya kuat, daerah yang maju, salah satu rahasianya adalah karena kaum perempuannya diberdayakan dengan baik. Jangan pernah remehkan ibu-ibu majelis taklim. Dari tangan merekalah lahir generasi qur’ani, dari doa merekalah daerah kita selamat,” tegasnya.
Menurut politisi senior yang akrab disapa H. Ansori itu, peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan Sumbawa. Ia menilai, selama ini perempuan seringkali hanya diposisikan sebagai objek pembangunan, padahal mereka adalah subjek penggerak utama perubahan di tingkat keluarga dan masyarakat.
“BKMT harus terus meningkatkan perannya. Jangan hanya berhenti pada pengajian rutin. Mari kita wujudkan majelis taklim sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, pendidikan karakter, dan penguatan moral bangsa. Itu yang kita harapkan,” imbuhnya.
Pentas Dakwah II BKMT kali ini mempertemukan 8 pengurus cabang BKMT dari berbagai kecamatan. Mereka akan bertanding dalam enam cabang lomba yang tak kalah seru: Mars BKMT, Qasidah Lasqi, Asmaul Husnah, Tausiyah, Hafalan Juz 30, serta Cerdas Cermat. Suasana semarak dengan balutan irama rebana dan salawat menggema di seluruh penjuru Desa Semamung.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh, dari tanggal 28 hingga 30 Maret 2026. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, acara ini dirancang sebagai wadah silaturahmi antar sesama pengurus majelis taklim, sarana syiar Islam yang menyejukkan, serta upaya penguatan peran strategis majelis taklim di tengah arus modernisasi yang kian deras.
Salah satu peserta, Hj. Siti Aisyah dari Kecamatan Lunyuk, mengaku sangat terharu dengan perhatian pemerintah daerah. “Kami merasa diperhatikan. Pak Wabup tidak hanya datang, tapi beliau benar-benar paham perjuangan kami. Ini motivasi luar biasa,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wabup Ansori berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kegiatan ini sebagai ajang mencari ridha Allah, bukan sekadar mengejar piala. “Menang dan kalah itu biasa. Yang terpenting, ukhuwah Islamiyah kita semakin erat. Selamat bertanding, ibu-ibu hebat! Sumbawa kuat karena perempuan-perempuannya tangguh,” pungkasnya.
Pentas Dakwah II ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang ulama kharismatik setempat. Langit Moyo Hulu seakan ikut menyejukkan suasana, pertanda barakah merayapi setiap langkah dakwah di Bumi Samawa.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar