Instruksi Presiden Hemat BBM, Bupati Sumbawa Ngantor Bersepeda, Wabup Motoran dan Sekda Jalan Kaki

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 30 Mar 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Sebuah pemandangan berbeda terlihat di Senin pagi. Dimana mulai hari ini 30 Maret 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, memulai kebiasaan baru dengan menggunakan sepeda dayung sebagai kendaraan menuju kantor.

Langkah sederhana namun sarat makna ini ternyata tidak dilakukan sendirian. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turut mengubah kebiasaannya dengan memilih mengendarai sepeda motor pribadi, sementara Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, memilih berjalan kaki dari rumah dinas yang lokasinya dekat dengan kantor.

Kebiasaan baru ini merupakan bagian dari komitmen Pemimpin Daerah Kabupaten Sumbawa dalam merespons arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penghematan energi di tengah situasi geopolitik dunia yang tengah memanas.

Tidak berhenti di sana, setelah memulai hari dengan cara yang lebih sehat dan hemat energi, Bupati Jarot bersama jajaran Sekretaris Daerah dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlihat menuju Gedung DPRD Sumbawa dengan menggunakan Bus Dinas Pemerintah Daerah secara bersama-sama untuk menghadiri sidang paripurna.

Bupati Haji Jarot sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kebijakan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Presiden untuk menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta menekan pengeluaran operasional.

“Ini bukan hanya soal penghematan, tapi juga membangun kebiasaan hidup sehat. Dengan bersepeda, kami ingin menanamkan kepada seluruh ASN bahwa aktivitas fisik itu penting. Saya ingin ini menjadi contoh bahwa memimpin itu bisa dimulai dari hal-hal kecil, dari cara kita berangkat ke kantor,” ujar Bupati Jarot.

Ia berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat luas untuk mulai beralih ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Haji Ansori menegaskan bahwa langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Kepala Negara. Menurutnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Menteri, gubernur, bupati, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk berupaya menghemat BBM.

“Ini adalah langkah proaktif menghadapi dampak ketegangan akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Presiden meminta kita semua agar tidak terlena. Meskipun pasokan BBM dan energi dalam negeri kita masih aman, kita harus mengambil langkah inovatif untuk menekan pengeluaran karena perang masih belum dapat diprediksi sampai kapan,” jelas Wabup Ansori.

Wabup menambahkan bahwa pihaknya yakin instruksi yang diberikan Presiden Prabowo adalah yang terbaik untuk rakyat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Sekda Budi Prasetiyo menambahkan bahwa efisiensi energi merupakan keharusan yang harus diadaptasi menjadi budaya kerja. “ASN yang rumahnya dekat dengan kantor bisa berjalan kaki agar lebih fresh dan sehat. Intinya, seminimal mungkin menekan pengeluaran. Ketegangan antara Amerika-Israel melawan Iran ini masih belum bisa diprediksi sampai kapan. Kami sebagai ASN tentunya akan mengikuti setiap arahan pimpinan, dalam hal ini Bupati Sumbawa,” ujar Sekda Budi.

Gerakan sederhana para pemimpin daerah ini menjadi pemandangan yang menarik perhatian masyarakat Sumbawa. Selain menunjukkan soliditas kepemimpinan, langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan anggaran perjalanan dinas dan biaya operasional kendaraan dinas, sekaligus mengkampanyekan gaya hidup sehat di lingkungan pemerintahan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez