Janji Bupati Jarot Terwujud: Masjid Representatif 1,2 M Segera Berdiri di Kantor Bupati Sumbawa

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 16 Jul 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id – Rencana besar Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghadirkan rumah ibadah yang megah dan representatif di pusat pemerintahan akhirnya memasuki babak baru. Setelah lama direncanakan, pembangunan Masjid di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa resmi dimulai, ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumbawa dan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, Rabu (15/07/2026).

Penandatanganan yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat H. Hasan Usman itu langsung dilakukan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bersama Pimpinan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, Ustadz Syahid Hanan Bahanan. Turut menyaksikan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.

Alasan Kuat di Balik Pembangunan

Bagi Bupati Jarot, pembangunan masjid ini bukanlah proyek seremonial, melainkan jawaban atas kebutuhan mendesak yang sudah dirasakan sejak awal masa kepemimpinannya pada tahun 2025.

“Musholla yang kita gunakan selama ini kondisinya sangat sempit dan lokasinya berada di belakang kompleks perkantoran. Sudah tidak mampu lagi menampung jamaah, apalagi jika ada kegiatan besar,” ungkap Bupati Jarot kepada awak media usai penandatanganan.

Oleh karena itu, lokasi masjid baru dipilih secara strategis di bagian depan kawasan Kantor Bupati, tepatnya di areal depan Kantor Bapperida. Hal ini dimaksudkan agar akses bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan tersebut menjadi lebih mudah dan terbuka.

Gotong Royong dan Anggaran Fantastis

Dengan desain yang lebih besar dan megah, pembangunan masjid ini diperkirakan menyerap anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Nilai yang tidak kecil ini, menurut Bupati Jarot, akan ditanggung melalui mekanisme gotong royong yang melibatkan banyak pihak.

“Kami tidak ingin membebani APBD secara penuh. Skemanya adalah 70 persen ditanggung oleh Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah yang memang sudah berpengalaman membangun 130 masjid di Sumbawa. Sisanya, 30 persen berasal dari infaq yang dikumpulkan dari ASN di lingkungan Pemkab Sumbawa,” jelasnya.

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Namun, visi Bupati Jarot melampaui sekadar pembangunan fisik. Baginya, masjid ini adalah fondasi untuk mencetak generasi aparatur yang unggul dan berintegritas.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita membangun SDM yang unggul, sesuai dengan Misi Pertama dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa. Kami berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga menjadi pusat pembinaan iman, penguatan kebersamaan, dan penanaman budaya kerja yang integritas bagi seluruh ASN,” tegasnya dengan penuh harap.

Apresiasi dari Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah

Pimpinan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah, Ustadz Syahid Hanan Bahanan, menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Sumbawa. Ia memastikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh proses pembangunan agar masjid ini dapat segera berdiri kokoh dan dimanfaatkan oleh umat.

“Insya Allah, dengan pengalaman yang kami miliki, pembangunan Masjid Kantor Bupati ini akan berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar Ustadz Syahid.

Dengan dimulainya kerja sama ini, mimpi memiliki masjid yang representatif di lingkungan Pemkab Sumbawa segera terwujud, menandai babak baru bagi pembinaan spiritual di jantung pemerintahan daerah.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez