Realisasi Program Unggulan Jarot-Ansori, Wabup Sumbawa Lepas Peserta PLKI ke Panasonic Jakarta

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 22 Jul 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi melepas peserta Program Latihan Kerja Industri (PLKI) dalam rangka bridging kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Panasonic Manufacturing Indonesia Jakarta Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (22/07/2026).

Program ini merupakan realisasi dari salah satu dari 12 Program Unggulan Jarot-Ansori, yakni menciptakan tenaga kerja yang unggul dan mandiri.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ansori menekankan bahwa kesempatan mengikuti program magang di perusahaan skala nasional seperti Panasonic merupakan peluang yang sangat berharga dan tidak mudah diperoleh.

“Kesempatan seperti ini jangan disia-siakan karena belum tentu datang untuk kedua kalinya. Tunjukkan kemampuan, disiplin, dan etos kerja yang baik selama mengikuti program magang. Jika mampu menunjukkan kompetensi, bukan tidak mungkin setelah masa magang selesai akan direkrut menjadi karyawan,” ujar Wakil Bupati Sumbawa di hadapan para peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, H. Khaeruddin, S.E., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa para peserta telah melalui serangkaian tahapan seleksi secara ketat, mulai dari administrasi, tes, hingga wawancara bersama pihak PT Panasonic Manufacturing Indonesia.

Seluruh biaya proses seleksi hingga pemberangkatan peserta ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk komitmen dalam memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda. Selama enam bulan magang, peserta memperoleh uang saku Rp500 ribu per bulan, sementara kebutuhan tempat tinggal, konsumsi, serta fasilitas lainnya ditanggung oleh perusahaan.

Setelah masa magang berakhir, peserta berpeluang melanjutkan hubungan kerja melalui Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) apabila mampu menunjukkan kompetensi, disiplin, dan kinerja yang baik.

Wakil Bupati Ansori juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa selama menjalani pelatihan di dunia industri.

“Jaga nama baik daerah. Tunjukkan bahwa putra-putri Sumbawa memiliki disiplin, semangat, dan kemampuan yang baik. Keberhasilan kalian akan membuka peluang yang lebih besar bagi adik-adik berikutnya untuk mengikuti program yang sama,” pesannya.

Di akhir penyampaian, Wakil Bupati meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk membangun basis data alumni program kerja sama dengan berbagai perusahaan guna memantau perkembangan lulusan dan mengevaluasi manfaat kerja sama yang telah terjalin. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menciptakan tenaga kerja yang maju, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia industri.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez