Tingkatkan Kapasitas Petani Sumbawa, Wabup Ansori Bimtek PM-AAS dan Mitigasi Serangan OPT

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 04 Nov 2026

Sumbawa, Nuansantb.id — Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) PM-AAS dan Mitigasi Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (04/11/2026). Kegiatan ini menjadi langkah Pemkab Sumbawa memperkuat kapasitas penyuluh dan petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta ketahanan pangan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Ansori menegaskan bahwa Bimtek tidak boleh berhenti sebagai pelatihan formal. Menurutnya, materi yang diterima harus ditindaklanjuti dengan praktik dan pendampingan langsung di lapangan.

“Kegiatan ini harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas petani. Jangan berhenti sebatas pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan praktik dan pendampingan di lapangan,” ujarnya.

Ansori menyebut Kabupaten Sumbawa memiliki potensi pertanian besar karena didukung wilayah luas dan tanah subur. Capaian produksi komoditas pertanian tahun 2025 yang mencapai sekitar 400 ribu ton menjadi bukti potensi tersebut. Karena itu, ia meminta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) aktif mendorong perubahan pola pertanian menuju sistem yang lebih modern dan produktif.

“PPL harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik dengan petani, serta memberikan motivasi dan pendampingan mulai dari penanaman, pemeliharaan, panen hingga pascapanen. Dengan begitu, hasil pertanian tidak hanya meningkat, tetapi juga memberi nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani,” kata Wabup.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian NTB beserta jajaran, Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Sumbawa, para koordinator penyuluh, serta PPL se-Kabupaten Sumbawa. Direktur Aneka Kacang dan Umbi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan NTB mengikuti kegiatan secara daring.

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian NTB Hendro Cahyono menyampaikan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Bima, Dompu, dan Sumbawa Barat. Ia mengapresiasi dedikasi para penyuluh yang terus mendampingi petani. Menurutnya, PM-AAS direncanakan dikembangkan pada komoditas jagung dan kedelai tahun mendatang untuk mendukung percepatan swasembada pangan. Ia juga menyampaikan bahwa pengadaan kendaraan operasional bagi PPL telah mendapat persetujuan Menteri sebagai bentuk dukungan peningkatan kinerja penyuluh.

Sementara itu, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Andi Muhammad Idil Fitri melalui Zoom mengapresiasi terselenggaranya Bimtek. Ia berharap kegiatan ini mendorong peningkatan produksi pertanian, terlebih luas panen 2026 menunjukkan peningkatan. Para penyuluh diharapkan terus memberi semangat dan pendampingan kepada petani agar Sumbawa berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan swasembada pangan.

Melalui Bimtek ini, Pemkab Sumbawa berharap kapasitas penyuluh meningkat dan penerapan teknologi pertanian modern semakin luas. Dengan demikian, produktivitas pertanian terus berkembang, ketahanan pangan daerah semakin kuat, dan cita-cita Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera dapat terwujud. (SI)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez