Wujudkan Asta Cita Prabowo di Daerah, 29 Desa 3.403 orang Terima SHU Koperasi Tambang

2 menit membaca
Sahril
Headline News - 17 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Komitmen Polri dalam mengawal pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari Sumbawa.

Acara bertajuk “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” yang digelar di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11/2025) itu, menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program koperasi dengan agenda pembangunan nasional.

Agenda penting ini dihadiri oleh sejumlah tamu vital, mulai dari perwakilan Kementerian ESDM, Kemenkop UKM, Kantor Staf Presiden, Forkopimda NTB, hingga gubernur, kapolda lintas provinsi, tokoh agama, dan akademisi. Kehadiran mereka menegaskan dukungan lintas sektor terhadap peran koperasi sebagai pilar ekonomi.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa penyaluran SHU tahun ini secara khusus diarahkan untuk merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama poin 3, 4, 5, 6, dan 8 yang fokus pada pemerataan ekonomi, kesejahteraan, ketahanan sosial, dan kualitas hidup.

“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Asta Cita menjadi landasan untuk memperkuat pemerataan ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyaluran SHU kami fokuskan pada program-program yang sejalan dengan agenda tersebut,” tegas Hadi Gunawan.

Delapan Prioritas Konkret untuk Masyarakat

Kapolda NTB memaparkan secara rinci delapan prioritas penggunaan SHU koperasi tambang ini, yang dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan:, Diantaranya: Penguatan Kesejahteraan Anggota Koperasi.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, termasuk dukungan untuk UMKM dan pelatihan kerja.

Peningkatan Akses Pendidikan melalui pemberian beasiswa.

Penguatan Layanan Kesehatan dan bantuan alat kesehatan.

Pengembangan Infrastruktur Lokal, seperti perbaikan jalan dan fasilitas publik.

Program Lingkungan Berkelanjutan, termasuk rehabilitasi pascatambang.

Penguatan Cadangan Modal Koperasi untuk kemandirian jangka panjang. Dan program Sosial Kemasyarakatan bagi komunitas sekitar tambang.

“Dengan langkah-langkah ini, kami memastikan peran koperasi tambang bukan hanya soal bisnis, tapi berdampak nyata bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Manfaat Langsung untuk Ribuan Penerima

Pada kesempatan itu, SHU disalurkan secara simbolis kepada perwakilan 29 desa di 5 kecamatan. Total penerima manfaat yang tercatat mencapai 3.403 orang, sebuah angka yang menurut Kapolda bukan sekadar statistik.

“Angka ini adalah representasi nyata dari kerja sama antara koperasi, masyarakat, pemerintah, dan Polri. Kami berharap penyaluran SHU ini memperkuat kontribusi koperasi dalam mendukung pembangunan nasional,” tutur Hadi Gunawan.

Di penutup sambutannya, Kapolda NTB menekankan komitmen berkelanjutan Polri. “Ini bukan hanya tentang SHU, tapi tentang bagaimana koperasi menjadi mesin kesejahteraan. Polri akan selalu hadir untuk memastikan prosesnya berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Kegiatan ini menandai sebuah model kolaborasi yang sinergis antara BUMN, koperasi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk memastikan manfaat dari sumber daya alam benar-benar dirasakan oleh masyarakat di akar rumput.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez