
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Selain manfaat ekologis dan pangan, beberapa jenis mangrove ternyata mengandung senyawa bioaktif yang diduga berpengaruh pada kesuburan manusia.
Hermawan Some, Ketua Konsorsium Rumah Mangrove Surabaya dan Founder Komunitas Nol Sampah, mengungkapkan bahwa temuan ini berdasarkan penelitian terbatas yang memerlukan kajian lebih mendalam.
Mangrove Avicennia spp. dan Efek Antisperma
Hermawan menjelaskan, beberapa studi awal (seperti jurnal Marine Drugs 2018) menyebutkan bahwa ekstrak daun dan biji mangrove Avicennia marina dan Avicennia officinalis mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang berpotensi menghambat motilitas (pergerakan) sperma.
“Senyawa ini diduga bekerja dengan merusak membran sel sperma, tapi ini baru uji laboratorium, belum ada penelitian klinis pada manusia,” jelasnya kepada media ini saat meninjau salah satu Mangrove langka di dunia yang tumbuh subur di Hutan Mangrove Naga Sira Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Jum’at (20/06/2025)
Ia menekankan bahwa temuan ini tidak serta-merta berarti mangrove berbahaya, melainkan justru membuka peluang pengembangan kontrasepsi alami. “Di beberapa negara, ekstrak mangrove sedang diteliti sebagai bahan alternatif pengendalian kelahiran, tapi tetap harus melalui tahapan ilmiah yang ketat,” tambahnya.
Perlu Kehati-hatian dan Penelitian Lanjutan
Hermawan mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengonsumsi bagian mangrove tanpa panduan ahli. “Efeknya berbeda pada tiap individu, dan bisa berisiko jika dikonsumsi berlebihan. Ini masih ranah penelitian, bukan pengobatan praktis,” tegasnya.
Fokus pada Pelestarian dan Edukasi
Meski menarik, ia mengajak masyarakat untuk lebih memprioritaskan pelestarian mangrove sebagai penjaga ekosistem pesisir. “Jangan sampai informasi ini disalahartikan sehingga merusak citra mangrove. Fungsi utamanya tetaplah sebagai pelindung lingkungan,” tutup Hermawan.
Editor/Pemred: Sahril Imran

Tidak ada komentar