Wabup Ansori Janji Tindak Lanjuti Kendala Operasional Koperasi Desa Merah Putih

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 02 Des 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Berbagai kendala operasional dan usulan strategis untuk penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) disampaikan secara langsung kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam Dialog Terbuka Forum Komunikasi KDMP se-Kabupaten Sumbawa, Selasa (02/12/2025).

Dialog yang digelar di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa ini menjadi saluran aspirasi penting bagi para pengurus koperasi desa dalam menjalankan pelayanan di tingkat akar rumput.

Soroti Hambatan dari Implementasi Kebijakan hingga Pembiayaan

Dalam forum tersebut, para pengurus KDMP mengemukakan beberapa isu krusial yang menjadi tantangan sehari-hari. Isu pertama yang mengemuka adalah perlunya penegasan skema bisnis untuk penyaluran produk energi bersubsidi seperti BBM, LPG, dan pupuk. Penegasan ini dinilai penting untuk memastikan ketepatan sasaran dan pemenuhan kebutuhan masyarakat desa.

Selain itu, persoalan dukungan operasional juga menjadi perhatian utama. Para pengurus menyatakan bahwa selama enam bulan terakhir, pengelolaan koperasi banyak mengandalkan kesukarelawanan tanpa dukungan pembiayaan yang memadai untuk operasional lapangan, sehingga mengganggu kelancaran pelayanan.

Usulan Solusi Konkret untuk Keberlanjutan Koperasi

Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, forum mengajukan sejumlah usulan konkret kepada pemerintah daerah. Salah satunya adalah realisasi pemanfaatan lahan milik negara oleh pemerintah daerah maupun provinsi untuk pembangunan gedung atau gerai KDMP. Usulan ini bertujuan memberikan kepastian lokasi dan aset bagi koperasi.

Guna mempercepat kemandirian operasional, diajukan pula alternatif percepatan permodalan dan pendirian gerai mandiri. Pengurus mengusulkan agar koperasi dapat segera beroperasi tanpa harus terpaku menunggu pembangunan gerai oleh pihak ketiga, termasuk melalui kerja sama dengan entitas seperti PT Agrinas bagi koperasi yang belum memiliki lahan.

Forum juga menekankan pentingnya pembangunan gerai berbasis potensi lokal dan optimalisasi peran tenaga pendamping profesional. Pendampingan ini diharapkan dapat mencakup pengurusan legalitas (NIB, perubahan akta), hingga pemetaan model bisnis yang kredibel sesuai karakteristik ekonomi desa masing-masing.

Komitmen Wabup untuk Tindak Lanjut Segera

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyatakan komitmen penuh untuk segera menindaklanjuti setiap kendala yang dihadapi.

“Pemerintah Daerah melalui dinas terkait akan segera bergerak untuk mencari solusi atas berbagai kendala operasional yang dihadapi pengurus Koperasi Desa Merah Putih di lapangan. Koordinasi lintas sektor akan kami perkuat agar program koperasi ini benar-benar berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” tegas Wabup Ansori.

Dialog ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan penyelesaian masalah dan penguatan kelembagaan KDMP, sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez