Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Dukung Penuh Pembangunan Yonif Marinir 16 di Sumbawa

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan, POLITIK - 11 Jun 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Dalam rangka memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat pertahanan negara, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, menghadiri langsung kegiatan kunjungan kerja Panglima Komando Korps Marinir (Pangkormar) di Kabupaten Sumbawa, Rabu (10/06/2026). Agenda yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Kehadiran Ketua DPRD dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen nyata lembaga legislatif untuk terus membangun harmoni dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurut Nanang, sinergitas yang kokoh antara eksekutif, legislatif, dan institusi pertahanan merupakan prasyarat utama terciptanya wilayah yang aman, maju, dan kondusif.

“Alhamdulillah, kami turut hadir mendampingi Bupati Sumbawa dalam menerima kunjungan kerja Panglima Komando Korps Marinir (Pangkormar) di Kabupaten Sumbawa. Momentum ini sangat penting bagi kami untuk mempererat hubungan kelembagaan demi kepentingan masyarakat Sumbawa,” ujar Nanang saat ditemui di lokasi kegiatan.

Tak hanya sekadar menyambut tamu kehormatan, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Marinir (Yonif Marinir) 16 yang berlokasi di kawasan wisata super prioritas Samota (Sumbawa – Moyo – Tambora). Dalam kunjungan itu, turut disaksikan prosesi penyerahan hibah lahan seluas 55 hektar dari Pemerintah Daerah Sumbawa kepada Korps Marinir TNI AL sebagai wujud dukungan penuh terhadap penguatan pertahanan di wilayah timur Indonesia.

Nanang menegaskan bahwa pembangunan Yonif Marinir 16 membawa angin segar bagi Kabupaten Sumbawa. Kehadiran satuan militer elite ini tidak hanya meningkatkan rasa aman bagi warga, tetapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami mendukung penuh hadirnya Yonif Marinir 16 di Kabupaten Sumbawa. Kehadiran satuan ini akan menjadikan Sumbawa lebih aman, sekaligus membuat perputaran ekonomi semakin bergeliat. Kami optimistis akan ada efek berantai positif, mulai dari peluang usaha, lapangan kerja, hingga pengembangan infrastruktur pendukung,” jelas legislator dua periode ini.

Lebih lanjut, politisi PKS Sumbawa itu berharap agar lahan seluas 55 hektar yang telah dihibahkan dalam status clear and clean secara hukum dan administratif. Menurutnya, kepastian status lahan menjadi fondasi penting agar proses pembangunan Yonif Marinir tidak menemui hambatan di kemudian hari.

“Kami dari DPRD akan terus mengawal proses ini. Lahan harus bersih dari sengketa dan dokumen pertanahannya lengkap. Ini demi kepentingan bersama, agar pembangunan berjalan lancar dan fasilitas pertahanan kita segera berdiri,” tegas Nanang.

Melalui kunjungan kerja Pangkormar ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin erat antara pemerintah daerah, DPRD, dan institusi pertahanan. Semangat kebersamaan, pengabdian, dan kepedulian terhadap kemajuan Sumbawa menjadi benang merah yang menyatukan setiap langkah.

Sinergitas yang telah terbangun dinilai sebagai modal sosial sekaligus modal strategis dalam menghadirkan stabilitas keamanan, memperkuat persatuan masyarakat, dan mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kehadiran Yonif Marinir 16 di Samota diharapkan tidak hanya menjadi benteng pertahanan, tetapi juga ikon baru kolaborasi sipil-militer yang harmonis demi kesejahteraan rakyat Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez