
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah mendampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Aji dalam melakukan Ground Breaking pembangunan pelabuhan Teluk Santong, Rabu (11/01/2023).
Bupati Sumbawa Haji Mo’ sapaan akrabnya, dalam sambutannya mengatakan bahwa, pembangunan Pelabuhan Teluk Santong sudah lama diusulkan yakni sejak 2018 lalu.
Menurutnya, saat ini produksi hasil jagung dari Kabupaten Sumbawa cukup besar dan terbesar di NTB. Oleh karenanya Pemda mendorong segera dilakukan pembangunan Pelabuhan Teluk Santong tersebut, ungkap Bupati.
Senada dengan Bupati Haji Mo’, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah juga mengatakan, pembangunan Pelabuhan Teluk Santong ini diinisiasi sudah sejak lama.
“Usulannya sudah lama yakni sejak 2018 lalu. Oleh karena itu mari kita mulai. Kalau kita tidak mulai dari sekarang kapan lagi, ” Ujar Bang Zul sapaan akrab.
Selain itu juga Bang Zul juga berharap agar pembangunan Pelabuhan Teluk Santong tersebut tidak terlalu lama. Kalau bisa 10 bulan atau 12 bulan, jelasnya.
Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Nasional Arief Prasetyo Aji mengemukakan bahwa pembangunan Pelabuhan Teluk Santong akan sangat cepat.
“Kalau bisa dimulai sekarang maka bisa tuntas 10 atau 12 bulan kedepan,” ujarnya.
Selain itu juga Arif menyebutkan bahwa cita-cita pangan nasional itu adalah menjaga harga di tingkat petani, peternak serta menjaga inflasi dari hulu hingga hilir.
“Kedepan kami akan memastikan harga jagung tidak turun. Dan kapal yang nyandar nanti itu berkapasitas 30 ribu ton,” sebutnya.
Hal senada juga Yanuar pelaksana pembangunan Pelabuhan Teluk Santong menjelaskan bahwa dirinya siap untuk melakukan investasi. Mengingat Kabupaten Sumbawa banyak potensi.
“Sumbawa ini banyak potensi. Jika jagung Sumbawa saat ini 1,5 juta ton dengan adanya Pelabuhan Teluk Santong nantinya bisa 2 sampai 3 juta ton,” singkatnya.
Sebagai informasi bahwa anggaran pembangunan Pelabuhan Teluk Santong senilai Rp 2 Triliun. Dan pembangunan Pelabuhan Teluk Santong tersebut berlokasi di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa-NTB. (Nuansa/*)

Tidak ada komentar