Dewan Syamsul Hidayat Soroti Kondisi SDN Muhajirin Dalam Reses II di Berora

2 menit membaca
Sahril
POLITIK - 14 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Kondisi memprihatinkan sarana dan prasarana pendidikan di SDN Muhajirin, Desa Berora, Kecamatan Lopok, terungkap dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Syamsul Hidayat, S.E., M.Si, pada Kamis (13/11/2025).

Dalam dialog langsung dengan kepala sekolah, guru, dan tokoh masyarakat, terungkap fakta bahwa sekolah tersebut masih sangat kekurangan fasilitas pendukung pembelajaran dasar.

Plt. Kepala SDN Muhajirin menjelaskan bahwa sekolahnya menghadapi keterbatasan serius, mulai dari kursi siswa dan guru yang tidak memadai, belum adanya pagar tembok sekolah, hingga kekurangan sarana teknologi pembelajaran seperti LCD proyektor dan komputer.

Yang lebih memprihatinkan, keterbatasan ini tidak dapat diatasi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena besaran anggaran yang sangat terbatas. “Dana BOS yang diterima sekolah kami hanya sekitar Rp 6 juta per tahun dan dicairkan setiap triwulan sebesar Rp 1,5 juta, sehingga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas dasar sekolah,” ujarnya.

Kondisi ini memaksa para guru untuk mengambil langkah luar biasa. “Karena anggaran terbatas, kami para guru bahkan sering melakukan iuran pribadi untuk melengkapi sebagian sarana yang mendesak,” tambahnya.

Tidak adanya pagar sekolah menimbulkan masalah berkelanjutan. Hewan ternak warga sering masuk ke lingkungan sekolah, mengganggu kenyamanan dan kebersihan area belajar. Sementara itu, plafon ruang kelas yang belum tersedia membuat proses belajar-mengajar terganggu, terutama saat cuaca panas terik atau hujan.

Menanggapi berbagai temuan ini, Syamsul Hidayat yang akrab disapa Dayat menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan fasilitas pendidikan. “Pendidikan adalah pondasi pembangunan daerah. Fasilitas yang layak harus menjadi prioritas agar anak-anak kita bisa belajar dengan nyaman dan aman,” tegasnya.

Dayat berjanji akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi SDN Muhajirin. “Kami akan memperjuangkan ini melalui mekanisme anggaran yang tepat, mengingat kondisi yang dialami SDN Muhajirin sudah sangat mendesak untuk ditangani,” jelasnya.

Kegiatan reses yang dihadiri oleh Camat Lopok, Kades Berora, serta kepala sekolah dan pengurus komite dari SDN Berora, SDN Serange 1, SDN Serange 2, dan SDN Muhajirin ini menjadi bukti komitmen anggota dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan.

Melalui reses ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal perbaikan kondisi pendidikan di SDN Muhajirin, sekaligus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez