
Sumbawa, Nuansantb.id – Musibah kebakaran melanda permukiman di Dusun Karang Bawa, Desa Orong Bawa, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Selasa (03/11/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.20 Wita itu menghanguskan empat unit rumah warga. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, tetapi sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerusakan.
Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekitar empat jam setelah kejadian. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Dalam kesempatan itu, Wabup H. Ansori menegaskan bahwa penanganan terhadap warga terdampak harus dilakukan segera dan terkoordinasi.
Berdasarkan data sementara, empat rumah yang terbakar terdiri atas tiga rumah panggung dan satu rumah permanen. Rumah-rumah tersebut masing-masing milik Sanapiah, Hasna, M. Yakub, serta Imron yang merupakan rumah permanen. Selain itu, tiga rumah lain turut terdampak, yakni milik Abdullah, Sirajuddin, dan Havied.
Data awal di lapangan menyebutkan empat keluarga kehilangan tempat tinggal, sementara sejumlah keluarga lainnya mengalami dampak kerusakan. Hingga berita ini diturunkan, total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan mendesak para korban menjadi perhatian utama, terutama bagi warga yang rumahnya hangus terbakar.
“Pemerintah daerah harus bergerak cepat. Saya minta dinas terkait segera melakukan pendataan dan penanganan agar warga yang terdampak, khususnya yang rumahnya hangus terbakar, bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang layak,” tegas Wabup H. Ansori di lokasi.
Ia juga meminta agar bantuan diberikan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Menurutnya, kebutuhan dasar para korban harus segera terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung. Penanganan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus melibatkan perangkat daerah terkait sehingga warga benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.
“Bantuan harus terkoordinasi dan tepat sasaran. Kebutuhan dasar para korban perlu segera dipenuhi selama proses pemulihan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pendataan dan pemeriksaan pihak berwenang. Wabup H. Ansori pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik.
“Saya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik, supaya kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memastikan penanganan pascakebakaran berjalan cepat dan tepat. Selain pendataan kerugian, perhatian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan mendesak dan upaya agar warga yang kehilangan rumah dapat segera memperoleh tempat tinggal kembali. Proses pendataan mencakup identitas korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan yang paling mendesak.
Diharapkan sinergi antardinas, relawan, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan di Dusun Karang Bawa. Dengan adanya peninjauan langsung Wabup H. Ansori, warga berharap bantuan dan solusi hunian segera terealisasi. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik di rumah, terutama di permukiman padat, guna mencegah musibah serupa. (SI)
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar