
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa di Ruang Sidang Utama, Senin siang (14/07/2025).
Sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan didampingi Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., ini mengagendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Dalam sidang tersebut, Wabup Ansori secara seksama menyimak seluruh pandangan, catatan, serta masukan konstruktif dari perwakilan fraksi-fraksi DPRD. Kehadiran Wabup Ansori menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, sekaligus menghargai peran pengawasan DPRD sebagai mitra strategis pembangunan.
“Kami sangat menghargai setiap masukan dari Dewan. Ini adalah bentuk sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan bahwa setiap rupiah APBD digunakan secara optimal untuk kepentingan masyarakat Sumbawa,” ujar Wabup Ansori dalam keterangannya setelah sidang.
Rapat Paripurna ini merupakan bagian dari proses pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2024. Setelah mendengarkan pandangan umum dari fraksi-fraksi, tahapan selanjutnya adalah jawaban eksekutif terhadap berbagai catatan yang disampaikan, sebelum akhirnya Ranperda tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gitta Liesbano, dalam pemantikannya menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan APBD 2024. “Kami berharap laporan pertanggungjawaban ini tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mencerminkan dampak nyata bagi masyarakat, sesuai dengan visi Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera,” tegas Gitta.
Selama sidang, seluruh fraksi di DPRD Sumbawa menyampaikan pandangan mereka dengan beragam fokus, mulai dari efektivitas penyerapan anggaran, realisasi program prioritas, hingga optimalisasi belanja untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Beberapa fraksi juga memberikan apresiasi atas capaian tertentu, sambil menyisipkan rekomendasi perbaikan untuk tahun anggaran berikutnya.
Wabup Ansori mencatat dengan cermat setiap poin yang disampaikan, termasuk usulan peningkatan transparansi melalui platform digital dan penguatan pengawasan partisipatif melibatkan masyarakat. “Kami akan menindaklanjuti masukan-masukan berharga ini dalam penyusunan kebijakan ke depan,” janjinya.
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Pembangunan Berkualitas
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ansori juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan, dengan APBD sebagai instrumen utama. “APBD bukan sekadar angka, tetapi alat untuk mewujudkan kesejahteraan. Kami akan terus memastikan bahwa program-program prioritas, seperti penguatan ketahanan pangan, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan SDM, berjalan optimal,” tegasnya.
Setelah sidang paripurna ini, Tim Eksekutif akan mempersiapkan tanggapan resmi terhadap seluruh pandangan fraksi. Tahap berikutnya adalah pembahasan lebih mendalam antara DPRD dan Pemerintah Daerah sebelum Ranperda tersebut disahkan menjadi Perda. Proses ini diharapkan selesai dalam waktu dekat, sehingga pertanggungjawaban APBD 2024 dapat segera ditetapkan sebagai dasar evaluasi dan perencanaan tahun berikutnya.
Kehadiran Wabup Ansori dalam Rapat Paripurna ini mempertegas pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan semangat transparansi dan akuntabilitas, Pemerintah Daerah dan DPRD Sumbawa terus berkomitmen untuk bekerja sama mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.
Editor/Pemred: Sahril Imran

Tidak ada komentar