
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Sumbawa. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bihalal Asosiasi Hotel dan Resto Kabupaten Sumbawa di Ballroom Hotel La Grande, Senin (05/05/2025).
“Sumbawa memiliki segudang potensi wisata, mulai dari alam, budaya, hingga sejarah seperti Istana Dalam Loka, Air Terjun Mata Jitu, dan atraksi langka migrasi ikan paus. Namun, semua itu harus dikelola dengan baik melalui sinergi semua pihak,” tegas Jarot.
Bupati menekankan, pengembangan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif pelaku usaha, termasuk travel agent dan pengelola akomodasi. Ia mendorong industri perhotelan dan restoran untuk turut mempromosikan produk lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata.
“Infrastruktur dan konektivitas terus kami benahi. Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana pihak swasta ikut menjual destinasi dan produk unggulan Sumbawa kepada wisatawan,” ujarnya.
Ketua Asosiasi Hotel dan Resto Kabupaten Sumbawa, Ruli Mahmud, menyambut positif ajakan Bupati. Ia menyatakan kesiapan anggotanya untuk mendukung program pemerintah dengan meningkatkan kualitas layanan.
“Saat ini, Sumbawa memiliki 51 hotel, terdiri dari 5 berbintang dan 46 non-bintang dengan total 898 kamar. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar wisatawan betah dan kembali lagi,” kata Ruli.
Ia juga mengapresiasi upaya Pemkab dalam mempermudah perizinan usaha, yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Dengan potensi yang dimiliki, Jarot optimis Sumbawa bisa menjadi destinasi unggulan di Nusa Tenggara Barat. Ia berharap, kolaborasi strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi.
“Mari kita bekerja sama. Sumbawa tidak hanya indah, tetapi juga kaya budaya dan kuliner. Ini modal besar untuk menarik lebih banyak wisatawan,” pungkasnya.
Acara halal bihalal tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata, pengusaha hotel dan restoran, serta stakeholder terkait, sebagai bentuk komitmen bersama membangun pariwisata Sumbawa yang berkelanjutan. (Nuansa)

Tidak ada komentar