Reses II Anggota DPRD Sumbawa Abron Ishak Serap Aspirasi Mulai dari Jalan hingga KUR

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 12 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Gelora, Abron Ishak, AMa., telah melaksanakan masa Reses II Tahun Sidang 2025.

Kegiatan yang berlangsung secara maraton pada Rabu (12/11/2025) di dua lokasi berbeda, yakni Desa Ongko dan Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Empang, ini menjadi sarana strategis untuk menjaring aspirasi konstituen secara langsung.

Di Desa Ongko, sejumlah isu infrastruktur dan ekonomi mendesak disampaikan masyarakat. Ibu Atia Wati menyoroti buruknya kondisi jalan lingkungan di wilayah Bina Karya dan meminta perhatian untuk perbaikan, termasuk pengadaan paving block.

Permintaan sarana umum juga mengemuka. Ketua BPD Desa Ongko, Bapak Man, menyampaikan permohonan pembangunan pagar kuburan di dua lokasi berbeda, serta pembangunan pagar tembok untuk PAUD sepanjang 30 meter guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Di sektor ekonomi, Bapak Kardiawan menyuarakan kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan yang lebih mudah. “Kami berharap ada kemudahan akses kredit tanpa agunan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung dan mengembangkan usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi reses kedua di Desa Labuhan Bontong, fokus aspirasi masyarakat tertuju pada sarana ibadah, adat, dan kesehatan. Permasalahan jalan lingkungan yang rusak kembali menjadi keluhan utama warga.

Bapak Dedi Candra, perwakilan dari lembaga adat, meminta dukungan pengadaan kursi dan terop (tenda) untuk menunjang kelancaran berbagai kegiatan adat yang diselenggarakan.

Dukungan untuk lembaga keagamaan juga menjadi perhatian. Masyarakat meminta bantuan untuk kegiatan Majelis Taklim di desa, sementara Bapak Jaya secara spesifik memohon bantuan untuk TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) dalam upaya membina generasi muda yang religius.

Di sektor kesehatan, Ibu Mara Aini mengajukan permohonan renovasi Posyandu yang dinilai sudah tidak layak, agar dapat kembali berfungsi optimal sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Abron Ishak menegaskan komitmennya. Ia menyatakan bahwa reses merupakan instrumen vital yang menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Reses adalah waktu yang paling penting bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan bapak/ibu di sini, mulai dari normalisasi sungai yang penting untuk pencegahan banjir, perbaikan jalan, hingga kebutuhan akan permodalan usaha,” tegas Abron Ishak.

Ia menambahkan bahwa semua masukan dan aspirasi yang telah diserap, baik yang bersifat fisik seperti jalan, pagar kuburan, dan normalisasi sungai, maupun non-fisik seperti bantuan Majelis Taklim dan akses KUR, akan dicatat secara komprehensif.

“Semua usulan ini akan kami bawa dan diperjuangkan untuk dapat dimasukkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun anggaran berikutnya,” pungkasnya, menutup pertemuan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez